Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Internasional

Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh

badge-check


					Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh Perbesar

Virus mematikan dan infeksi bakteri telah menewaskan sedikitnya 72 harimau di kebun binatang Thailand utara dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya wisatawan diberi peringatan.

Mengutip AFP, Minggu (22/2/2026), kantor peternakan provinsi di Chiang Mai mengatakan otoritas telah mendeteksi penyebaran virus distemper anjing yang sangat menular serta bakteri yang menyerang sistem pernapasan pada harimau-harimau tersebut. Lokasi kejadian sendiri diidentifikasi sebagai Kebun Binatang, Tiger Kingdom.

“Ketika harimau jatuh sakit, lebih sulit untuk mendeteksinya daripada pada hewan seperti kucing atau anjing,” kata Direktur Departemen Peternakan Nasional, Somchuan Ratanamungklanon, kepada media lokal.

“Pada saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat,” tambahnya.

Hal ini kemudian membuat organisasi hewan bersuara. PETA Asia di antaranya.

“Harimau-harimau ini mati seperti cara mereka hidup, dalam kesengsaraan, kurungan, dan ketakutan,” kata organisasi itu.

“Jika wisatawan menjauh, tempat-tempat ini akan cepat menjadi tidak menguntungkan, dan tragedi seperti ini akan jauh lebih kecil kemungkinannya terjadi,” tambah kelompok tersebut.

Perlu diketahui virus distemper merupakan salah satu penyakit menular paling berbahaya yang menyerang anjing.

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyebar dengan cepat melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Distemper bersifat sangat agresif dan dapat menyerang berbagai sistem organ, termasuk saluran pernapasan, pencernaan, perkencingan dan sistem saraf pusat.

Gejala yang umum muncul meliputi demam, batuk, keluar leleran dari rongga hidung dan mata, muntah, diare, penurunan nafsu makan, kelemahan, hingga kejang.

Virus ini mematikan bagi binatang. Tapi tidak menular kepada manusia

Red~ IKN

Source: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola

3 Juni 2026 - 06:30 WITA

Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan Iduladha Bersama Presiden Prabowo

27 Mei 2026 - 13:37 WITA

Tambang Emas Longsor Kubur Penambang Hidup-Hidup, 28 Tewas

26 Mei 2026 - 03:12 WITA

9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang ke RI

23 Mei 2026 - 08:58 WITA

Kemlu Kecam Penculikan Relawan & Jurnalis Indonesia oleh Israel

19 Mei 2026 - 02:23 WITA

Trending di Warta Internasional