Menu ✖

Mode Gelap
Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

Warta Internasional

Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh

badge-check


					Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh Perbesar

Virus mematikan dan infeksi bakteri telah menewaskan sedikitnya 72 harimau di kebun binatang Thailand utara dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya wisatawan diberi peringatan.

Mengutip AFP, Minggu (22/2/2026), kantor peternakan provinsi di Chiang Mai mengatakan otoritas telah mendeteksi penyebaran virus distemper anjing yang sangat menular serta bakteri yang menyerang sistem pernapasan pada harimau-harimau tersebut. Lokasi kejadian sendiri diidentifikasi sebagai Kebun Binatang, Tiger Kingdom.

“Ketika harimau jatuh sakit, lebih sulit untuk mendeteksinya daripada pada hewan seperti kucing atau anjing,” kata Direktur Departemen Peternakan Nasional, Somchuan Ratanamungklanon, kepada media lokal.

“Pada saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat,” tambahnya.

Hal ini kemudian membuat organisasi hewan bersuara. PETA Asia di antaranya.

“Harimau-harimau ini mati seperti cara mereka hidup, dalam kesengsaraan, kurungan, dan ketakutan,” kata organisasi itu.

“Jika wisatawan menjauh, tempat-tempat ini akan cepat menjadi tidak menguntungkan, dan tragedi seperti ini akan jauh lebih kecil kemungkinannya terjadi,” tambah kelompok tersebut.

Perlu diketahui virus distemper merupakan salah satu penyakit menular paling berbahaya yang menyerang anjing.

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyebar dengan cepat melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Distemper bersifat sangat agresif dan dapat menyerang berbagai sistem organ, termasuk saluran pernapasan, pencernaan, perkencingan dan sistem saraf pusat.

Gejala yang umum muncul meliputi demam, batuk, keluar leleran dari rongga hidung dan mata, muntah, diare, penurunan nafsu makan, kelemahan, hingga kejang.

Virus ini mematikan bagi binatang. Tapi tidak menular kepada manusia

Red~ IKN

Source: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taiwan Lumpuh Diterjang Topan Champi, Ribuan Warga Dievakuasi

23 Oktober 2026 - 08:56 WITA

China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara

21 Oktober 2026 - 02:33 WITA

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Trending di Warta Internasional