Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400 Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Komisi IX DPR RI Dorong Optimalisasi Program Magang untuk Kurangi Pengangguran Sarjana

Warta Internasional

Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh

badge-check


					Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh Perbesar

Virus mematikan dan infeksi bakteri telah menewaskan sedikitnya 72 harimau di kebun binatang Thailand utara dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya wisatawan diberi peringatan.

Mengutip AFP, Minggu (22/2/2026), kantor peternakan provinsi di Chiang Mai mengatakan otoritas telah mendeteksi penyebaran virus distemper anjing yang sangat menular serta bakteri yang menyerang sistem pernapasan pada harimau-harimau tersebut. Lokasi kejadian sendiri diidentifikasi sebagai Kebun Binatang, Tiger Kingdom.

“Ketika harimau jatuh sakit, lebih sulit untuk mendeteksinya daripada pada hewan seperti kucing atau anjing,” kata Direktur Departemen Peternakan Nasional, Somchuan Ratanamungklanon, kepada media lokal.

“Pada saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat,” tambahnya.

Hal ini kemudian membuat organisasi hewan bersuara. PETA Asia di antaranya.

“Harimau-harimau ini mati seperti cara mereka hidup, dalam kesengsaraan, kurungan, dan ketakutan,” kata organisasi itu.

“Jika wisatawan menjauh, tempat-tempat ini akan cepat menjadi tidak menguntungkan, dan tragedi seperti ini akan jauh lebih kecil kemungkinannya terjadi,” tambah kelompok tersebut.

Perlu diketahui virus distemper merupakan salah satu penyakit menular paling berbahaya yang menyerang anjing.

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyebar dengan cepat melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Distemper bersifat sangat agresif dan dapat menyerang berbagai sistem organ, termasuk saluran pernapasan, pencernaan, perkencingan dan sistem saraf pusat.

Gejala yang umum muncul meliputi demam, batuk, keluar leleran dari rongga hidung dan mata, muntah, diare, penurunan nafsu makan, kelemahan, hingga kejang.

Virus ini mematikan bagi binatang. Tapi tidak menular kepada manusia

Red~ IKN

Source: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekjen PBB Sambut Baik Gencatan Senjata Lebanon-Israel, Dukung Upaya Damai

17 April 2026 - 05:29 WITA

Presiden Prabowo dan Presiden Putin Perkuat Kerja Sama Energi, Antariksa, hingga Pendidikan

14 April 2026 - 07:26 WITA

Astronot Artemis II Kembali ke Bumi Usai Misi Bersejarah Mengelilingi Bulan

13 April 2026 - 02:32 WITA

Perhimpunan Mahasiswa Gelar Bursa Kerja di Beijing, Gaet 1.300 Peminat

12 April 2026 - 03:37 WITA

PBB Ungkap Temuan Awal Insiden Tiga TNI di UNIFIL

8 April 2026 - 10:44 WITA

Trending di Warta Internasional