Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Warta Internasional

Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh

badge-check


					Virus Mematikan Guncang Thailand, Harimau Mati-Turis Diminta Menjauh Perbesar

Virus mematikan dan infeksi bakteri telah menewaskan sedikitnya 72 harimau di kebun binatang Thailand utara dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya wisatawan diberi peringatan.

Mengutip AFP, Minggu (22/2/2026), kantor peternakan provinsi di Chiang Mai mengatakan otoritas telah mendeteksi penyebaran virus distemper anjing yang sangat menular serta bakteri yang menyerang sistem pernapasan pada harimau-harimau tersebut. Lokasi kejadian sendiri diidentifikasi sebagai Kebun Binatang, Tiger Kingdom.

“Ketika harimau jatuh sakit, lebih sulit untuk mendeteksinya daripada pada hewan seperti kucing atau anjing,” kata Direktur Departemen Peternakan Nasional, Somchuan Ratanamungklanon, kepada media lokal.

“Pada saat kami menyadari mereka sakit, sudah terlambat,” tambahnya.

Hal ini kemudian membuat organisasi hewan bersuara. PETA Asia di antaranya.

“Harimau-harimau ini mati seperti cara mereka hidup, dalam kesengsaraan, kurungan, dan ketakutan,” kata organisasi itu.

“Jika wisatawan menjauh, tempat-tempat ini akan cepat menjadi tidak menguntungkan, dan tragedi seperti ini akan jauh lebih kecil kemungkinannya terjadi,” tambah kelompok tersebut.

Perlu diketahui virus distemper merupakan salah satu penyakit menular paling berbahaya yang menyerang anjing.

Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyebar dengan cepat melalui udara, percikan batuk atau bersin, serta kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi.

Distemper bersifat sangat agresif dan dapat menyerang berbagai sistem organ, termasuk saluran pernapasan, pencernaan, perkencingan dan sistem saraf pusat.

Gejala yang umum muncul meliputi demam, batuk, keluar leleran dari rongga hidung dan mata, muntah, diare, penurunan nafsu makan, kelemahan, hingga kejang.

Virus ini mematikan bagi binatang. Tapi tidak menular kepada manusia

Red~ IKN

Source: CNBC Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik

4 September 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok

3 September 2026 - 06:35 WITA

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

30 Agustus 2026 - 06:33 WITA

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Festival Indonesia Digelar di Swiss

27 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Kisah PMI Bangun Kedai Kuliner Indonesia di Jantung Kota Taipei

24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Trending di Warta Internasional