Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Udang Beku RI Tercemar Radioaktif, Menteri Hanif Heran

badge-check


					Udang Beku RI Tercemar Radioaktif, Menteri Hanif Heran Perbesar

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penelusuran terkait dugaan pencemaran pada udang beku asal Indonesia, setelah otoritas Amerika Serikat (AS) menemukan indikasi kontaminasi bahan radioaktif Cesium-137.

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, hasil pemeriksaan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menunjukkan pabrik pengolahan udang beku berada di Cikande, sementara bahan bakunya berasal dari Lampung.

“Menteri KKP sudah melakukan kunjungan ke situ dan diindikasi ada sumber-sumber Cesium-137 dari unsur radioaktif yang ditemukan di sana,” kata Menteri Hanif seperti dilansir dari Antara, Jumat (22/8/2025).

“Ini memang agak aneh, nanti kami akan telusuri sampai tuntas, soalnya ini berbahaya buat kita semua, kok tiba-tiba ada Cesium di pengolahan udang, kami sebentar lagi ke sana,” tambahnya.

Hanif pun berencana meninjau langsung pabrik pengolahan udang tersebut hari ini dan segera menurunkan tim ahli untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Tapi yang jelas kita harus sampai dapat sumbernya, supaya tidak menimbulkan keresahan kita semua. Tidak menimbulkan kerugian cukup besar nantinya di bidang ekspor,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) Amerika Serikat mengumumkan adanya kandungan Cesium-137 pada udang beku ekspor asal Indonesia.

Selain itu, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (US Customs & Border Protection/CBP) mendeteksi Cesium-137 di kontainer pengiriman di empat pelabuhan berbeda, yakni Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

Sebagai tindak lanjut, FDA menghentikan impor produk olahan PT Bahari Makmur Sejati setelah perusahaan itu diduga terkontaminasi Cesium-137, hingga perusahaan dinilai mampu mengatasi persoalan tersebut.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara