Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Daerah

Teras dan Pagar Rumah Warga di Cangkareng Ambruk Imbas Proyek Saluran

badge-check


					Teras dan Pagar Rumah Warga di Cangkareng Ambruk Imbas Proyek Saluran Perbesar

Teras dan pagar sebua rumah warga di Jalan Haji Sanusi, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, ambruk ke arah saluran yang tengah dibangun. Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 1 Oktober 2026 malam.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus wilayah setempat untuk penanganan segera dilakukan.

“Baik, sudah dikoordinasikan dengan RW, segera ditindaklanjuti,” kata Mustajab kepada wartawan melalui pesan singkat pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Sementara itu, Camat Cengkareng, Suhardin, mengatakan pihaknya telah memfasilitasi kesepakatan antara pemilik rumah yang terdampak dan pihak ketiga atau vendor pelaksana proyek.

“Sudah terjadi kesepakatan dengan warga yang terdampak langsung ditindaklanjuti. Dari pihak vendor dan warga yang terkena dampak sudah sepakat,” ujar Suhardin.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, teras dan pagar yang ambruk akan dibangun kembali. Suhardin menegaskan bahwa tindak lanjut perbaikan telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Bagian pagar dan teras terlihat runtuh ke arah saluran yang tengah dikerjakan. Meski demikian, insiden tersebut dilaporkan tidak berdampak pada struktur utama bangunan rumah.

Petugas dari pihak vendor bersama Sudin SDA Jakarta Barat juga terlihat menangani bagian pagar dan teras yang ambruk.

Sejumlah tonggak kayu dipasang di bagian bawah pagar rumah lain yang berada di sepanjang jalur proyek sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Adapun proyek pembangunan saluran di Jalan Haji Sanusi tersebut memiliki panjang sekitar 684,4 meter, menggunakan beton pracetak berbentuk U-ditch berukuran 40 x 40 sentimeter dan 60 x 60 sentimeter.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Protes Tambang Galian C, Warga Puncu Kediri Keluhkan Jalan Rusak dan Sulit Air

13 Oktober 2026 - 04:27 WITA

GAMKI Mengabdi 2026 Layani 120 Lansia di Itawaka, Dorong Deteksi Dini Penyakit

11 Oktober 2026 - 04:56 WITA

Trending di Warta Daerah