Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya Satu Tahun di Afrika Tengah, 140 Personel FPU 7 Raih Penghargaan atas Misi Perdamaian Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

Warta Nusantara

Satgas Port Visit TNI AL Dampingi Wapres RI Temui Diaspora Indonesia di Papua Nugini

badge-check


					Satgas Port Visit TNI AL Dampingi Wapres RI Temui Diaspora Indonesia di Papua Nugini Perbesar

Satgas Port Visit TNI AL mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam pertemuan dengan diaspora Indonesia di Port Moresby, Papua Nugini, Senin (15/9).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan ikatan emosional antara pemerintah dengan warganya di luar negeri. Wakil presiden menyampaikan apresiasi atas kontribusi diaspora dalam menjaga citra positif bangsa serta mendorong persahabatan Indonesia–Papua Nugini.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menegaskan, kehadiran satgas port visit menunjukkan dukungan nyata terhadap diplomasi pertahanan sekaligus memperkuat kehadiran Indonesia di kawasan Pasifik.

“Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya peran diplomasi TNI AL untuk mendukung kebijakan politik luar negeri,” ujar Tunggul, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (17/9).

Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan 50 tahun kemerdekaan Papua Nugini, pada 16 September 2025.

“Warga Indonesia di Papua Nugini menyambut antusias acara ini dan merasa bangga dapat bertemu langsung dengan wakil presiden serta menyaksikan kehadiran unsur pertahanan laut Indonesia di negara sahabat,” ucapnya.

Sebelumnya, KRI Wahidin Sudirohusodo-991 berangkat dari Sorong, Papua Barat Daya, pada Selasa (9/9) bersama KRI RE Martadinata-331 yang tergabung dalam Satgas Port Visit 2025.

Sebanyak 328 prajurit TNI AL yang on board di kedua kapal ini bertugas melaksanakan misi diplomasi di Papua Nugini selama 14–18 September, meliputi pelayanan kesehatan gratis di KRI Wahidin Sudirohusodo-991, bakti sosial di fasilitas umum dan rumah ibadah, hingga kegiatan olahraga persahabatan dan tur kapal (open ship).

KRI Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI RE Martadinata-331 akan menempuh pelayaran selama 24 hari saat mengarungi perairan Pasifik Selatan, yakni 4-27 September meliputi rute Sorong–Port Moresby–Sorong–Surabaya–Ambon–Port Moresby–Ambon–Surabaya. (at)

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

20 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Trending di Warta Nusantara