Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Pesawat ATR 400 Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

badge-check


					Pesawat ATR 400 Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros Perbesar

Pesawat ATR 400 milik maskapai Indonesia Air Transport rute Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Pukul 13.17 Wita, Sabtu (17/1/2026).

Berdasarkan informasi dari Airnav Makassar, pesawat tersebut mengangkut 8 kru dan 3 penumpang. Pesawat dilaporkan hilang kontak di wilayah antara Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep dengan titik koordinat 04*57’08” S 119*42’54” E. Titik tersebut diketahui berada di kawasan Taman Purbakala Leang-leang, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Kabupaten Maros.

Menurut Kepala Seksi Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, pihaknya telah menerjukan tim assesmen tahap pertama sebanyak 5 personel ke titik pesawat dilaporkan hilang kontak. Tim ini melakukan pengecekan lokasi titik koordinat dari Airnav Makassar.

Setelah itu, Basarnas Makassar memberangkatkan rombongan kedua sebanyak 15 personel menyusul ke lokasi.

“Tahap ketiga tim bersama potensi SAR lainnya sebanyak 40 orang, info koordinat Basarnas di sekitar Leang-leang Maros,” ungkap Sultan.

Sultan menambahkan bahwa data manifest pesawat menunjukkan pesawat tersebut bernomor penerbangan PK-THT. Ia mengangkut 8 kru pesawat, yaitu: Capt. Andy Dahananto (Pilot in Command), Yudha Mahardika (First Officer), ko-pilot Capt. Sukardi, Hariadi, Franky D. Tanamal, Junaedi, Florencia Lolita, dan Esther Aprilia. Sementara itu, tiga penumpang adalah Deden, Ferry, dan Yoga.

Selain Tim Basarnas, proses pencarian pesawat juga melibatkan anggota TNI Angkatan Darat dari Kodam XIV-Hasanuddin dan anggota Kepolisian dari Polda Sulawesi Selatan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara