Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400 Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Komisi IX DPR RI Dorong Optimalisasi Program Magang untuk Kurangi Pengangguran Sarjana

Warta Nusantara

Pelatih Valencia & Anak Hilang di Labuan Bajo

badge-check


					Pelatih Valencia & Anak Hilang di Labuan Bajo Perbesar

Pelatih Timnas B sepak bola Wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan tiga anaknya yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Meski sudah memasuki hari ketiga pencarian, para korban belum dinyatakan meninggal dunia.

“Korban masih dalam pencarian. Belum ada status meninggal,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, Minggu (28/12).

Ketentuan peraturan perundang-undangan, operasi pencarian dan pertolongan atau SAR (search dan rescue) terhadap korban dilakukan paling lama tujuh hari.

Operasi SAR bisa diperpanjang setelah tujuh hari jika ada tanda-tanda korban ditemukan. Operasi SAR yang sudah dihentikan pun bisa dilanjutkan lagi jika ada tanda-tanda korban ditemukan.

Hal serupa disampaikan Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto. Ia menegaskan empat korban tersebut masih berstatus dalam pencarian.

“Masih dalam pencarian,” kata Stephanus dalam perjalanan dengan kapal KNP Grantin ke Pulau Padar, Minggu pagi.

Kapal pinisi Putri Sakinah yang ditumpangi Martin bersama istri dan empat anaknya tenggelam diterjang gelombang di Selat Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.

Kapal nahas itu dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Baru 30 menit perjalanan, kapal mengalami mati mesin lalu tenggelam diterjang gelombang.

Terdapat 11 orang di kapal wisata itu. Selain Martin sekeluarga berjumlah enam orang, terdapat juga empat kru dan satu pemandu wisata.

Sebanyak tujuh orang berhasil dievakuasi dengan selamat, termasuk istri dan satu anak perempuan Martin. Sementara Martin dan tiga anaknya (dua laki-laki dan satu perempuan), masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Adapun dua anggota keluarga yang selamat, yakni Mar Martinez Ortuno (istri/ibu) dan anak perempuan bernama Ortuno Andrea.

Sementara kru kapal yang selamat yakni Lukman (kapten) dan tiga anak buah kapal (ABK), yaitu Muhamad Rifai, Muhamad Alif Latifa, dan Rahimullah. Selain itu pemandu wisata yang berhasil dievakuasi dengan selamat bernama Valdus.

Akun media sosial Valencia CF menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya Martin dan tiga anaknya akibat kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Padar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa

18 April 2026 - 07:12 WITA

Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400

18 April 2026 - 06:59 WITA

Satu WN Malaysia Jadi Korban Tewas Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar

17 April 2026 - 05:23 WITA

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Rampungkan Rangkaian Diplomasi Strategis di Eropa

16 April 2026 - 06:01 WITA

UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, Dilarang Masuk Kampus

16 April 2026 - 05:58 WITA

Trending di Warta Nusantara