Menu

Mode Gelap
Diva Raih Emas di Kejuaraan Lompat Galah Taiwan Pemerintah Percepat 104 Sekolah Rakyat, Jangkau 112 Ribu Anak Miskin Ekstrem Berburu Kuliner Tradisional Pasar Medang Candi Prambanan KRI Prabu Siliwangi Tiba di Tanah Air, Langkah Besar Perkuat Pertahanan Maritim Arab Saudi Perketat Kepulangan Jemaah Umrah, Overstay Bisa Kena Sanksi Eks Penyidik KPK Kritik Tajam Status Tahanan Rumah Yaqut

Warta Daerah

Lebaran di Gedung Pakuan, Rombongan Hasna Hasni Dapat Kejutan dari KDM

badge-check


					Lebaran di Gedung Pakuan, Rombongan Hasna Hasni Dapat Kejutan dari KDM Perbesar

Bandung, infokatulistiwanews.com – Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian publik usai menerima kunjungan Hasna dan Hasni bersama rombongan di Gedung Pakuan saat momen Lebaran.

Tak hanya disambut hangat, rombongan tersebut justru mendapat kejutan tak terduga dari Dedi Mulyadi, yakni bonus piknik lengkap dengan biaya transportasi.

Hasna, Hasni, Adel, dan Siska sendiri dikenal sebagai pekerja di Matahari Department Store yang sempat viral di media sosial.

Mereka merupakan karyawati penyandang disabilitas (tunarungu) yang menginspirasi banyak orang karena semangat kerja dan kemandirian mereka. Siska di antaranya adalah seorang ibu tunggal yang berjuang menghidupi anak dan keluarganya.

Dalam pertemuan tersebut, suasana berlangsung santai namun penuh makna. Dedi Mulyadi terlihat memberikan berbagai nasihat kehidupan kepada Hasna, Hasni, Adel, dan Siska, terutama terkait masa depan dan pernikahan.

Dedi Mulyadi menyinggung soal realita kehidupan setelah menikah yang kerap tidak mudah.

“Nih Adel juga sama. Kalau kira-kira nanti nikahnya berat, enggak usah nikah dulu. Nikah itu kadang-kadang bahagianya sehari. Besoknya harus bayar utang ke Bank Emok bekas nikah,” ujar Dedi Mulyadi dalam YouTube pribadinya.

Ia juga memberikan pesan tegas kepada Hasna dan Hasni agar lebih fokus pada karier terlebih dahulu.

“Ini juga jangan dulu nikah dulu. Semangat dulu, kerja dulu. Saatnya perempuan terdepan, berkarier. Jadi leader, jadi manajer, jadi dirut, jadi CEO. Sehingga ketika ditinggalin laki-laki, dia tersenyum karena uangnya sudah cukup, pekerjaan punya. Jangan sampai ketika ditinggalin laki-laki, dia menangis, enggak punya uang, enggak punya pekerjaan, enggak punya penghasilan, menderita. Hidup diciptakan bukan untuk menderita, tapi untuk bahagia,” jelas KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

Dengan gaya khasnya yang santai, KDM juga sempat melontarkan candaan yang mengundang tawa, “Lebih baik jadi perawan tua daripada jadi janda muda. Itu prinsip ya kan? Coba pakai bahasa isyarat. Lebih baik jadi perawan tua daripada jadi janda muda.”

Hasna, Hasni, dan Adel pun dengan semangat mempraktikkan kalimat tersebut menggunakan bahasa isyarat. Mereka menyampaikan makna bahwa lebih baik mandiri daripada menikah namun berakhir dengan perpisahan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berburu Kuliner Tradisional Pasar Medang Candi Prambanan

24 Maret 2026 - 05:42 WITA

Tatkala Warga Bumi Nyiur Melambai Kritisi Jalan Rusak, Ini Kata Pemprov Sulut

22 Maret 2026 - 09:55 WITA

Pemkab Bulungan Kolaborasi dengan PDI-P Sediakan Posko Mudik Lebaran

20 Maret 2026 - 07:05 WITA

Hormati Hari Raya Nyepi, Layanan Penyebrangan Ketapang-Gilimanuk Dihentikan Sementara

19 Maret 2026 - 04:40 WITA

Tepis Isu Miring, Koordinator APR-KT: Dialog Lebih Bermartabat Daripada Demonstrasi

17 Maret 2026 - 09:46 WITA

Trending di Warta Daerah