Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan

Serba Serbi

Kisah Wanita Bogor Bergelar Sarjana Kerja Potong Rumput di New Zealand

badge-check


					Kisah Wanita Bogor Bergelar Sarjana Kerja Potong Rumput di New Zealand Perbesar

Sebuah video yang memperlihatkan kisah inspiratif seorang wanita asal Indonesia yang bekerja sebagai operator mesin pemotong rumput di New Zealand viral di media sosial. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nabilaayunz, wanita tersebut membagikan momen saat dirinya dengan piawai mengendarai traktor besar di tengah hamparan perkebunan anggur yang luas.

Dalam potongan video yang beredar, ia tampak santai mengenakan kacamata hitam dan headphone pelindung telinga sambil mengendalikan kemudi traktor di bawah langit cerah Selandia Baru. Pekerjaan yang kerap diidentikkan dengan kaum pria ini nyatanya mampu ia lakoni dengan sangat lihai demi mengais rezeki di negeri orang.

“Plot twist hidup: ternyata aku bisa jadi orang yang dulu ga pernah aku bayangin 🥲🥹,” tulis @nabilaayunz dalam keterangan postingannya, mengekspresikan rasa syukur sekaligus haru atas jalan hidup yang kini tengah ditempuhnya.

Unggahan wanita RI yang bekerja sebagai pemotong rumput di New Zealand sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali dan mendapatkan beragam komentar dari warganet.

“Ini yang dimimpikan 19jt orang di sini 😢,” kata pengguna Instagram @sekitarbandungcom.
“Aku yg kerja kantoran liat ini. 🥹 mau bgt, kek maenan di game dlu harvest moon,” takjub akun @noonanessa.
“Infonya dong kak gimana cara kerja di NZ?? 🔥,” tanya akun @davidliu_photowork.

“Kejar target gaa kak biasanya?” penasaran @ell_danniel.
Melalui kolom komentar, @nabilaayunz menjawab pertanyaan netizen. “Engaa, udah ada speed nya jd udah ada estimasi bisa selesai berapa hektar Belum lg suka ada aja kendala di lapangan 😂 take it easy job nya hihiyyyy,” tulisnya..

Wanita di balik video viral tersebut adalah Ayu Nabila, atau yang akrab disapa Nabila. Wanita berusia 31 tahun asal Bogor, Jawa Barat, ini merupakan lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Pakuan angkatan 2016.

Anak pertama dari empat bersaudara ini menceritakan bahwa video yang diunggahnya hanyalah sekelumit dari rutinitas barunya di luar negeri.

“Di balik video ini sebenarnya cuma potongan kecil dari keseharianku bekerja di kebun anggur di New Zealand. Jujur, aku tidak pernah punya rencana untuk bekerja di bidang ini, apalagi belajar mengendarai traktor,” ungkap Nabila saat dihubungi Wolipop.

Nabila menjelaskan bahwa keberadaannya di Selandia Baru adalah untuk mengikuti sang suami, Eduardo. Menariknya, kisah cinta mereka terbilang unik karena dijodohkan oleh orang tua mereka.

“Aku kenal Eduardo karena mama kami teman SMA. Eduardo sendiri orang Indonesia, tapi dia dan keluarganya sudah menetap di New Zealand sejak tahun 2009. Jadi saat kami mulai menjalani hubungan, Eduardo sudah lebih dulu membangun hidupnya di New Zealand,” kenang Nabila.

Setelah melangsungkan pernikahan di Indonesia pada tahun 2022, Nabila harus berjuang mengurus berbagai tahapan birokrasi visa untuk menyusul suaminya. Perjalanannya dimulai dari Visitor Visa, Partnership Work Visa, Partnership Resident Visa, hingga akhirnya pada Juni 2026 ini, ia resmi mengantongi Permanent Resident (PR) Visa New Zealand.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Lintas Alam Merah Putih 2026 di Bukit Pinteir: Rajut Nasionalisme dan Kepedulian Lingkungan

22 Agustus 2026 - 05:41 WITA

Trending di Serba Serbi