Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat literasi digital generasi muda sebagai bentuk upaya dalam mencegah segala indikasi kejahatan dunia digital yang kerap terjadi.
“Literasi digital menjadi salah satu tugas Kemkomdigi menurunkan kejahatan di ranah digital, termasuk menyasar generasi muda,” ujar Menteri Komdigi Meutya Hafid pada kegiatan Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital di Medan, Sabtu.

Meutya mengatakan literasi digital menjadi penting yang harus dimiliki masyarakat terutama generasi muda karena menjadi elemen paling rentan menjadi calon korban.
Menurut dia, generasi muda menjadi elemen yang paling banyak menggunakan akses internet yang tercatat sebanyak 230 jiwa dari 280 jiwa di Indonesia.
“Yang paling utama kita percaya dan efektif adalah dengan meningkatkan literasi digital kepada generasi muda,” kata dia.
Menteri dalam kesempatan itu mengajak generasi muda untuk menjadi individu yang paling aktif untuk menolak seluruh kejahatan digital.
Dengan peran dan kontribusi generasi muda, mantan Ketua Komisi I DPR RI itu mengatakan literasi digital dapat dirasakan da memberi nyata kepada seluruh elemen masyarakat.
“Jadi emang dalam kegiatan literasi, kita kerap mengajak generasi muda, meskipun ini menyangkut semuanya, tetapi generasi muda pengguna paling besar dan paling besar merasakan dampaknya,” sebut dia.
Oleh karena itu, ia berharap kegiatan yang akan bakal digencarkan kementerian yang dipimpinnya itu dapat memberi dampak nyata dalam mencegah menurunkan kejahatan dunia digital.
“Ini anak-anak muda sekarang, tentu akan menjadi penerus bangsa. Kita akan gencarkan ke organisasi, komunitas dan yang lainnya,” ujarnya.
****









