Jet tempur F-16 TNI Angkatan Udara melaksanakan latihan pengisian bahan bakar di udara atau air to air refueling (AAR) dalam Bilateral Fighter Interaction (BFI) 14/26 yang dilaksanakan TNI AU dan Angkatan Udara Singapura atau Republic of Singapore Air Force (RSAF).
Latihan bersama ke-14 ini digelar di wilayah udara Riau, dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, sebagai pangkalan penyiap sekaligus pendukung utama latihan.

Kedua Angkatan Udara mengasah kemampuan penerbang tempur melalui berbagai skenario latihan. Materi latihan meliputi air to air refueling atau AAR yang melibatkan pesawat tempur F-16 TNI AU dengan pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) milik RSAF dan latihan basic fighter maneuver (BFM) untuk meningkatkan kemampuan pertempuran udara jarak dekat.
Latihan melibatkan para penerbang tempur terbaik TNI AU dari Skadron Udara 3, Skadron Udara 14 Wing Udara 3.2, dan Skadron Udara 16 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur.
Komandan Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur Kolonel (Pnb) Adhi Safarul Akbar selaku Direktur Latihan BFI dari TNI AU, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan sarana strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur penerbang F-16.
“Latihan ini menjadi wahana penting untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan penerbang, khususnya dalam pelaksanaan air to air refueling serta berbagai skenario latihan taktikal lainnya,” ujar Adhi, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI AU, Minggu (15/2/2026).
Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama Abdul Haris menekankan kesiapan jajarannya dalam mendukung latihan bersama, baik berskala nasional maupun internasional.
“Keberhasilan latihan bersama BFI 14/26 menunjukkan kesiapan operasional TNI AU yang semakin adaptif dan modern dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan,” kata Abdul Haris.
****









