Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Daerah

Detik-Detik Evakuasi pasien Gunakan Helikopter dari Pedalaman Lijo, Berujung Duka di Palu

badge-check


					Detik-Detik Evakuasi pasien Gunakan Helikopter dari Pedalaman Lijo, Berujung Duka di Palu Perbesar

Suasana penuh kecemasan terjadi di pedalaman Desa Lijo, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Selasa (6/10/2026) siang.

Seorang ibu mengalami sesak napas dan membutuhkan penanganan medis secepatnya. Warga pun bergerak melakukan evakuasi. Dengan keterbatasan akses dan kondisi medan yang sulit, pilihan transportasi udara menjadi satu-satunya harapan untuk membawa pasien keluar dari pedalaman menuju fasilitas kesehatan di Palu.

Warga bersama tim yang membantu proses evakuasi berupaya membawa sang ibu menuju lokasi pendaratan helikopter. Dalam situasi penuh kecemasan, proses evakuasi dilakukan menggunakan helikopter milik yayasan.

Helikopter kemudian membawa pasien dari pedalaman Lijo menuju Bandara Palu. Perjalanan udara sekitar 2 jam.

Harapan besar masih menyertai perjalanan itu. Setidaknya, pasien bisa segera mendapatkan pertolongan medis di Kota Palu.
Namun, takdir berkata lain.

Setelah tiba di Palu dan dibawa ke RS Samaritan Palu, kondisi sang ibu terus mendapat penanganan. Hingga sekitar pukul 17.00 WITA, kabar duka datang.

Sang ibu dinyatakan meninggal dunia.
Upaya evakuasi yang sejak siang dilakukan dengan penuh harapan akhirnya berubah menjadi duka bagi keluarga dan warga yang ikut membantu.

Malam ini, perjuangan kembali berlanjut. Relawan Doktor Mardiman Sane berkoordinasi dengan para relawan yayasan untuk membantu proses pemulangan jenazah dari Palu menuju Pandauke, Morowali Utara.

Dari pedalaman Lijo ke Palu, perjalanan ditempuh dengan harapan menyelamatkan nyawa.
Namun malam ini, perjalanan itu harus dilanjutkan untuk mengantarkan pulang seorang ibu ke kampung halamannya untuk terakhir kali.

Sebuah perjalanan kemanusiaan yang sejak awal dimulai dengan harapan, tetapi berakhir dengan air mata.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Protes Tambang Galian C, Warga Puncu Kediri Keluhkan Jalan Rusak dan Sulit Air

13 Oktober 2026 - 04:27 WITA

GAMKI Mengabdi 2026 Layani 120 Lansia di Itawaka, Dorong Deteksi Dini Penyakit

11 Oktober 2026 - 04:56 WITA

Trending di Warta Daerah