Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Alih Fungsi Lahan Jadi Faktor Longsor Bandung Barat, Wapres Minta Usut Cepat

badge-check


					Alih Fungsi Lahan Jadi Faktor Longsor Bandung Barat, Wapres Minta Usut Cepat Perbesar

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah daerah mengusut dugaan alih fungsi lahan yang menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

“Saya titip kepada wakil gubernur dan bupati terkait alih fungsi lahan, mohon segera ditindak,” ujar Gibran saat meninjau lokasi bencana, Minggu (25/1/2026).

Gibran juga memberikan arahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh unsur terkait, untuk turun langsung ke lapangan serta memberikan pendampingan intensif kepada masyarakat terdampak.

“Saya mohon maaf, tim sudah terjun ke lapangan. Kita doakan mereka dapat bekerja dengan baik,” katanya dilansir dari Antara.

Gibran menekankan pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan harus dilakukan secara optimal, bersamaan dengan langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya bencana serupa.

Terkait rencana relokasi, Wapres meminta proses sosialisasi dilakukan matang, dengan lokasi hunian sementara tidak jauh dari tempat asal maupun sumber mata pencaharian warga. Ia juga menekankan perhatian khusus kepada lansia, ibu menyusui, dan warga sakit agar bantuan tepat sasaran.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat menyebut alih fungsi lahan sebagai salah satu faktor penyebab longsor.

“Sudah bisa dilihat sekeliling ini kebun. Kebunnya pakai plastik, tanamnya pakai plastik, dan di atasnya kebunnya sudah naik ke puncak. Kita sudah bisa melihat faktornya apa,” kata Dedi.

Pemerintah provinsi berencana merelokasi seluruh hunian di kawasan terdampak dan mengembalikan lahan tersebut ke fungsi awal sebagai hutan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara