Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400 Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Komisi IX DPR RI Dorong Optimalisasi Program Magang untuk Kurangi Pengangguran Sarjana

Warta Nusantara

Alih Fungsi Lahan Jadi Faktor Longsor Bandung Barat, Wapres Minta Usut Cepat

badge-check


					Alih Fungsi Lahan Jadi Faktor Longsor Bandung Barat, Wapres Minta Usut Cepat Perbesar

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah daerah mengusut dugaan alih fungsi lahan yang menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

“Saya titip kepada wakil gubernur dan bupati terkait alih fungsi lahan, mohon segera ditindak,” ujar Gibran saat meninjau lokasi bencana, Minggu (25/1/2026).

Gibran juga memberikan arahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh unsur terkait, untuk turun langsung ke lapangan serta memberikan pendampingan intensif kepada masyarakat terdampak.

“Saya mohon maaf, tim sudah terjun ke lapangan. Kita doakan mereka dapat bekerja dengan baik,” katanya dilansir dari Antara.

Gibran menekankan pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan harus dilakukan secara optimal, bersamaan dengan langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya bencana serupa.

Terkait rencana relokasi, Wapres meminta proses sosialisasi dilakukan matang, dengan lokasi hunian sementara tidak jauh dari tempat asal maupun sumber mata pencaharian warga. Ia juga menekankan perhatian khusus kepada lansia, ibu menyusui, dan warga sakit agar bantuan tepat sasaran.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat menyebut alih fungsi lahan sebagai salah satu faktor penyebab longsor.

“Sudah bisa dilihat sekeliling ini kebun. Kebunnya pakai plastik, tanamnya pakai plastik, dan di atasnya kebunnya sudah naik ke puncak. Kita sudah bisa melihat faktornya apa,” kata Dedi.

Pemerintah provinsi berencana merelokasi seluruh hunian di kawasan terdampak dan mengembalikan lahan tersebut ke fungsi awal sebagai hutan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa

18 April 2026 - 07:12 WITA

Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400

18 April 2026 - 06:59 WITA

Satu WN Malaysia Jadi Korban Tewas Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar

17 April 2026 - 05:23 WITA

Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Rampungkan Rangkaian Diplomasi Strategis di Eropa

16 April 2026 - 06:01 WITA

UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual, Dilarang Masuk Kampus

16 April 2026 - 05:58 WITA

Trending di Warta Nusantara