Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan Kekayaan Negara dalam Penyempurnaan Aturan Korupsi Dari Kebun Kelengkeng hingga Kandang Ayam, Titiek Soeharto Dorong Penguatan Ekonomi Warga Margorejo Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan Pawai Budaya 38 Provinsi Meriahkan Festival Negeri Kami 2026 KPK Kembali Panggil Satu Tersangka Korupsi Proyek Jalan BBPJN Sumut Menteri PPPA: Setiap Anak Berhak Dapat Pengasuhan yang Aman

Warta Parlemen

Dari Kebun Kelengkeng hingga Kandang Ayam, Titiek Soeharto Dorong Penguatan Ekonomi Warga Margorejo

badge-check


					Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

Keterbatasan air dan peralatan pertanian masih menjadi kendala bagi petani kelengkeng di Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman. Sementara itu, bantuan ayam petelur, bibit cabai, dan benih ikan diharapkan membuka peluang usaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Serap Aspirasi di Masa Reses bersama Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Daerah Pemilihan DIY, di Kalurahan Margorejo, Rabu (21/10/2026).

Lurah Margorejo, Abdul Azis Muh Ridwan, menyampaikan bahwa petani kelengkeng membutuhkan dukungan pengairan dan alat pembersih gulma untuk mengelola lahan seluas sekitar 2,5 hektare. Keterbatasan air juga menghambat pengembangan tanaman hortikultura kelompok wanita tani (KWT).

“Dengan adanya reses ini, semoga bisa memberi bantuan kepada kelompok petani kelengkeng yang kekurangan pasokan air, dan juga alat pembersih gulma. Kalau menggunakan cangkul, tentu tidak efektif karena luasnya lahan,” ujar Abdul Azis.

Sementara itu, Titiek Soeharto menekankan pentingnya pengelolaan bantuan secara optimal agar mampu berkembang menjadi usaha produktif dan menambah penghasilan keluarga.

“Harapannya usaha masyarakat bisa berkembang dan memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Titiek menjelaskan rencana bantuan budidaya ayam petelur merah putih untuk satu kelompok yang beranggotakan lebih dari 20 orang. Kelompok tersebut direncanakan menerima 600 ekor ayam beserta pakan, dengan harapan mampu menghasilkan telur untuk dipasarkan, termasuk memenuhi kebutuhan MBG.

“Mudah-mudahan bisa dirawat dengan baik, nanti sampai bisa setiap hari panen 400 telur, bisa disuplai ke MBG,” katanya.

Selain itu, dukungan juga mencakup pengembangan kawasan aneka cabai dengan alokasi 20.000 bibit per hektare serta bantuan 25.000 benih ikan nila untuk masing-masing dari empat kelompok pembudidaya ikan.

“Mudah-mudahan bisa berkembang dengan baik, bisa dipasarkan dengan baik,” ujarnya mengenai harapan terhadap usaha budidaya ikan.

Titiek juga menegaskan pentingnya dukungan sarana produksi untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Untuk itu petani perlu mendapat dukungan benih, pupuk, pengairan, dan alat pertanian yang memadai agar hasilnya bisa melimpah,” katanya.

Selain sektor pangan, ia turut menyinggung dukungan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, pemanfaatan pekarangan, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Melalui kegiatan reses tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan kebijakan dan program bantuan. Dukungan pengairan, sarana pertanian, serta pengembangan usaha peternakan dan perikanan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas peluang pasar, dan memperkuat ekonomi keluarga di Margorejo.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penanganan Aksi Unjuk Rasa Berubah Lebih Humanis, Prabowo-Gibran Kedepankan Aspek Restoratif

25 Oktober 2026 - 04:32 WITA

Kutuk Keras Peredaran Narkoba di NTB, DPD RI Ajak Semua Pihak Perkuat Perlawanan

23 Oktober 2026 - 04:22 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto Apresiasi Komitmen Pemerintah dalam Memperkuat Ketahanan Pangan

21 Oktober 2026 - 02:30 WITA

DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual

18 Oktober 2026 - 04:52 WITA

Komisi XII DPR Soroti Kelangkaan BBM

16 Oktober 2026 - 02:17 WITA

Trending di Warta Parlemen