Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Entertainment

Hari Batik Nasional 2026, Simak Sejarah dan Tema Peringatannya

badge-check


					Oplus_0 Perbesar

Oplus_0

Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober sebagai momentum menjaga warisan budaya Indonesia. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Batik Berlayar” dengan rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Surabaya.

Melansir laman resmi Kemendikbudristek dan Kementerian Perindustrian, penetapan Hari Batik Nasional berkaitan dengan pengakuan UNESCO. Batik resmi masuk daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2 Oktober 2009.

Sejarah Hari Batik Nasional

Batik merupakan kain tradisional Indonesia yang diperkirakan telah berkembang sejak zaman Kerajaan Majapahit. Pada awal perkembangannya, busana bermotif batik banyak digunakan oleh raja dan keluarga kerajaan di lingkungan keraton.

Batik kemudian berkembang semakin luas dan menjadi bagian penting dari kebudayaan masyarakat Indonesia. Keberagaman motifnya juga mencerminkan identitas, tradisi, dan nilai filosofis dari berbagai daerah.

Sebelum memperoleh pengakuan UNESCO, batik telah diperkenalkan ke panggung internasional oleh Presiden Soekarno. Pemerintah kemudian mendaftarkan batik sebagai warisan budaya takbenda kepada UNESCO pada 4 September 2008.

Pengakuan diberikan dalam sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda di Abu Dhabi. Pada 2 Oktober 2009, batik resmi masuk Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity UNESCO.

Momentum tersebut kemudian menjadi dasar penetapan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober. Penetapannya dilakukan melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sejak saat itu, masyarakat diajak meningkatkan kesadaran untuk melindungi dan mengembangkan batik. Instansi pemerintah pusat dan daerah juga diimbau mengenakan batik dalam memperingati Hari Batik Nasional.

Tema Hari Batik Nasional 2026

Hari Batik Nasional 2026 mengusung tema “Batik Berlayar” dengan puncak perayaan di Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi perajin, desainer, dan pelaku industri kecil menengah batik.

Tema tersebut juga membawa semangat menampilkan kreativitas, inovasi, serta keberagaman corak batik Indonesia. Perayaan berlangsung mulai 30 September hingga 4 Oktober 2026.

Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Batik Nasional tahun ini. Rangkaian tersebut meliputi peragaan busana, lokakarya, diskusi, hingga pameran batik dari berbagai daerah.

Cara Merayakan Hari Batik Nasional

Peringatan Hari Batik Nasional dapat dilakukan melalui langkah sederhana untuk mendukung pelestarian batik. Salah satunya dengan mengenakan pakaian batik ketika bekerja, sekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.

Masyarakat juga dapat mendukung keberlanjutan industri batik dengan membeli karya perajin lokal. Dukungan tersebut membantu menjaga keberlangsungan perajin sekaligus memperkenalkan keberagaman batik dari berbagai daerah.

Cara lainnya dapat dilakukan dengan mengikuti lokakarya pembuatan batik tulis maupun batik cap. Masyarakat juga bisa mengunjungi sentra batik untuk mengenal langsung proses pembuatan kain tersebut.

Pemahaman mengenai sejarah dan filosofi berbagai motif batik juga dapat terus diperluas. Informasi mengenai batik kemudian dapat dibagikan untuk memperkenalkan warisan budaya tersebut kepada generasi berikutnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya

17 Oktober 2026 - 03:40 WITA

Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

15 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Artis yang Tak Tinggal Diam soal Karhutla Kalimantan: Nana Mirdad Murka, Luna Maya Buka Donasi

13 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Sinopsis Empat Musim Pertiwi, Film Putri Marino yang Terpilih Mewakili Indonesia di Oscar

11 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Kris Dayanti Rajin Olahraga Wushu di Usia 50 Tahun, Sukses Raih Emas

9 Oktober 2026 - 05:56 WITA

Trending di Warta Entertainment