Festival kreatif IdeaFest kembali digelar tahun ini dengan mengusung tema ‘Rehumanize’’. Berlangsung selama tiga hari, acara tersebut digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, mulai Jumat (4/9) hingga Minggu (6/9/2026).
IdeaFest 2026 menghadirkan ratusan tenant dari beragam kategori, mulai dari Food and Beverage (FnB), fashion, beauty, accessories, hingga produk preloved. Tak hanya menjadi ruang bagi pelaku industri kreatif, festival ini juga menghadirkan lebih dari 500 pembicara dalam 160+ sesi IdeaTalks yang berlangsung sepanjang tiga hari.

1. Asal Usul Tema ‘Rehumanize’
Rehumanize lahir dari refleksi mendalam mengenai relasi manusia dan teknologi di masa kini. Co-choir Ideafest, Ben Soebiakto, menjelaskan pemilihan tema ini berangkat dari pergeseran kebiasaan serta pola kerja generasi terbaru, terutama Gen-Z yang tumbuh berdampingan dengan kemajuan digital. Generasi Z dikenal mahir menggunakan AI dan bahkan memperlakukannya sebagai bagian dari tim kerja.
“Dan bisa dibilang, twenties ini memang cara kerja kita bekerjanya di kantor udah sangat berubah gitu ya. Dan mereka sangat AI, mereka udah buka social medi, jadi cara mereka berinteraksi itu, eh timnya mereka adalah AI gitu,” ungkap Ben.
2. Rehumanize Ingatkan Manusia Tak Ketergantungan Teknologi
Menurut Ben, ketergantungan pada teknologi ini memunculkan fenomena social awkward serta kesenjangan antargenerasi di lingkungan kerja. Ia menilai generasi yang lebih senior menghadapi tantangan tersendiri untuk beradaptasi dan bersaing dengan kemampuan teknologi yang dimanfaatkan generasi muda.
Dari situ, Rehumanize dimaknai sebagai ajakan untuk kembali menengok jati diri manusia. Melalui tema ini, Ideafest mendorong peserta dan publik agar cermat mengelola kolaborasi dengan teknologi, serta menggunakan AI dan alat digital lain secara bijak dalam proses kerja sehari-hari.
“Makanya kita bilang, ayo kita jeda sejenak, kita duduk di Ideafest kembali untuk melihat bagaimana core identity-nya kita sebagai human, kita harus pintar untuk mengelola tim dan juga bagaimana kita juga menggunakan teknologi dengan bijak gitu ya,” tambahnya.
****









