Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Demo BEM-SEMA Kampus di Jakarta hingga Medan, Ini Tuntutannya

badge-check


					Demo BEM-SEMA Kampus di Jakarta hingga Medan, Ini Tuntutannya Perbesar

Sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM), serikat mahasiswa (SEMA), aliansi, sampai gerakan mahasiswa menggelar aksi di Jakarta, Semarang, Padang, hingga Medan hari ini, Senin (15/6).

Dikutip dari seruan aksi resminya masing-masing, berikut BEM dan lokasi aksinya:

BEM Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik Universitas Bung Karno (UBK): Mulai pukul 10.00 WIB di depan Istana Negara, Jakarta

SEMA Universitas Paramadina: mulai pukul 13.00 WIB di depan Istana Negara, Jakarta

BEM Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA): mulai pukul 10.00 WIB di depan Istana Negara, Jakarta

BEM Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT): mulai 11.00 WIB di depan gedung DPR RI, Jakarta

Kolektif Aksi dan Budaya Mahasiswa Universitas Nasional (KABMU Unas): mulai pukul 14.00 WIB di Bundaran HI, Jakarta

BEM Universitas Trilogi: mulai pukul 13.30 WIB

BEM Politeknik Negeri Semarang (Polines): berkumpul di Hall Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) mulai pukul 11.00 WIB

BEM Universitas Sumatera Utara (USU): Mulai pukul 12.00 WIB di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara

BEM Universitas Andalas (Unand): mulai pukul 13.00 WIB di Kantor DPRD Sumatera Barat.

Tuntutan Demo Mahasiswa Hari Ini, Senin 15 Juni 2026

Dirangkum dari seruan dan tuntutan aksinya, berikut sejumlah tuntutan BEM hingga SEMA berbagai perguruan tinggi.

Tuntutan Aksi BEM FH, FEB, FISIP, FT UBK

Berikut tuntutan BEM sejumlah fakultas di UBK dalam aksi #TataUlangIndonesia:

Mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Mendesak peninjauan kembali Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia.

Stop militerisme dan tegakkan supremasi sipil.

Mendesak pemerintah mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.

Berikan hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.

Meninjau kembali kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak yang membebani masyarakat.

Tuntutan Aksi SEMA Paramadina

Lima tuntutan utama Serikat Mahasiswa Universitas Paramadina pada aksi #ReformasiJilidII yaitu:

Stabilisasi nilai tukar rupiah dengan menghentikan pemborosan APBN dan evaluasi program populis (MBG dan Kopdes Merah Putih).

Turunkan harga BBM dan bahan pokok.

Tuntut Presiden Prabowo dan seluruh jajarannya untuk berhenti mengelak dan mengakui kegagalannya.

Batalkan RUU Polri.

Hentikan militerisasi di ranah sipil.

Tuntutan Aksi BEM UHAMKA

Poin-poin tuntutan dalam aksi Indonesia Gawat Darurat yakni:

Menuntut pemerintah untuk tidak melakukan pemborosan dana APBN, memulihkan ekonomi dan menerapkan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Menuntut pemerintah untuk memberantas segala praktik KKN (Korupsi, Kolusi, & Nepotisme), pada tata kelola negara, mengesahkan RUU perampasan aset, dan memecat pejabat publik yang tidak memiliki kompetensi.

Menuntut pemerintah untuk menjamin perlindungan hak sipil, menghilangkan Dwi Fungsi TNI & Polri serta revisi UU Militer.

Tuntutan Aksi BEM USU

Berikut tuntutan mahasiswa dalam aksi #MenujuIndonesiaGagal:

Menuntut pemerintah agar menjaga harga BBM tetap stabil dan mengawasi distribusi BBM subsidi sehingga hanya diterima oleh kelompok yang berhak.

Menuntut efisiensi serta transparansi dalam pengalokasian APBN dan APBD dengan memprioritaskan anggaran pada program prioritas.

Menolak dengan tegas segala bentuk dwifungsi Polri serta menuntut peningkatan transparansi dan akuntabilitas di dalam tubuh institusi kepolisian.

Memberhentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menciptakan program pemenuhan gizi masyarakat Yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan pendidikan sebagai program prioritas utama nasional demi masa depan bangsa.

Menuntut dan mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat.

Menuntut pertanggungjawaban pemerintah terkait penanggulangan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta mendesak tindakan tegas dalam memberantas praktik pertambangan ilegal.

Mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik sektor kelistrikan dan air bersih.

Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menepati janji untuk membuka 19 juta lapangan pekerjaan.

Tuntutan Aksi BEM Polines

Poin-poin Panca Tuntutan Rakyat dalam aksi #MenyambutReformasiJilidII yaitu:

Turunkan harga BBM dan stabilkan nilai tukar rupiah.

Kembalikan TNI dan Polri ke fungsi utama.

Evaluasi total MBG dan KDMP.

Kembalikan kepemilikan tanah ke rakyat.

Hentikan praktik KKN dan pemerintah.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara