Menu

Mode Gelap
Sosok Ibrahim Al Abrar, Bocah SD Boyolali Penemu Celah Keamanan Web NASA Eks Pejabat Dinas PUTR Batu Bara Divonis 6 Tahun di Kasus Korupsi Jalan Rp 43 M Kisah April DA7 yang Menginspirasi, Ketekunan Bawa Dirinya dari Jalanan ke Dunia Hiburan Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi dan Mesin Baru Kemakmuran Rakyat Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi 1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

Warta TNI

Kemenko Polkam Perkuat Penyelesaian Masalah Aset TNI AL di 10 Desa Pasuruan

badge-check


					Kemenko Polkam Perkuat Penyelesaian Masalah Aset TNI AL di 10 Desa Pasuruan Perbesar

Jakarta, infokatulistiwanews.com – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Pemanfaatan Aset Barang Milik Negara (BMN) TNI AL di 10 desa yang berada di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur.

Agenda ini bertujuan memperkuat sinergi lintas instansi guna mempercepat penyelesaian sengketa lahan BMN TNI AL.

Melalui langkah kolaboratif ini, pemerintah berkomitmen menghadirkan kepastian hukum dan perlindungan hak warga secara transparan, sejalan dengan percepatan pembangunan kawasan pertahanan nasional, Kamis (04/06/2026).

Rapat koordinasi terpadu ini dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan Kemenko Polkam, Laksamana Pertama TNI Rudi Haryanto.

Pertemuan strategis tersebut turut dihadiri perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta jajaran TNI guna merumuskan solusi komprehensif dan berkelanjutan terkait pemanfaatan aset BMN TNI AL di 10 desa Kabupaten Pasuruan.

“Partisipasi aktif seluruh peserta rapat menunjukkan komitmen kuat dan keseriusan para pemangku kepentingan dalam mendorong penyelesaian permasalahan pemanfaatan aset BMN TNI AL di 10 Desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur,” ujar Rudi.

Rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan terkait penyelesaian masalah pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) TNI AL di 10 desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, berlangsung interaktif dan produktif.

Partisipasi aktif yang ditunjukkan oleh para peserta mencerminkan adanya komitmen kuat serta keseriusan bersama untuk segera menuntaskan polemik yang telah berlangsung lama tersebut.

Kehadiran seluruh elemen strategis ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret dan berkeadilan, sekaligus memberikan kepastian hukum baik bagi optimalisasi aset negara maupun bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

“Meskipun TNI AL memenangkan gugatan hukum hingga tingkat kasasi atas lahan 3.579 hektare di Pasuruan, penyelesaian masalah ke depan akan tetap mengedepankan koordinasi lintas sektor dan pendekatan dialogis,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa tanah seluas sekitar 3.579 Ha di Kecamatan Lekok dan Nguling, Kabupaten Pasuruan, merupakan aset BMN milik Kementerian Pertahanan c.q. TNI AL dengan legalitas kuat berupa 14 Sertifikat Hak Pakai sebagai Kawasan Strategis Pertahanan dan Keamanan.

Meski TNI AL telah memenangkan gugatan hukum hingga tingkat kasasi, sebagian area masih dimanfaatkan masyarakat tanpa dasar hukum.

“Untuk itu, kami mendorong penyelesaian terpadu melalui koordinasi lintas sektor dan pendekatan dialogis demi menjamin kepastian hukum serta stabilitas sosial,” tegas Rudi.

Sebagai penutup, ia menegaskan perlunya pembentukan Tim Ad Hoc Lintas Sektor untuk mengawal langkah strategis secara terpadu, memetakan titik relokasi yang aman bagi sebagian warga, serta mengoordinasikan dukungan anggaran bersama Komisi II DPR RI.

Kemenko Polkam akan terus mengawal sinergi antar-Kementerian/Lembaga agar penyelesaian permasalahan aset di Kabupaten Pasuruan ini berjalan komprehensif dan berkeadilan, guna menjaga kondusivitas masyarakat sekaligus mengoptimalkan fungsi kawasan pertahanan demi kepentingan nasional.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi

17 Juli 2026 - 06:05 WITA

TNI Buka Suara soal Pengamanan di Rumah Jampidsus

9 Juli 2026 - 06:14 WITA

Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI

3 Juli 2026 - 05:18 WITA

Lettu Inf Sulthan, Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih

23 Juni 2026 - 03:39 WITA

TNI Perkuat Diplomasi Pertahanan melalui Pendidikan Strategis di Yordania

17 Juni 2026 - 05:52 WITA

Trending di Warta TNI