Menu

Mode Gelap
Bibit 93W Menguat Jadi Siklon Tropis, Deret Wilayah Ini Potensi Hujan Kejati Tetapkan Bupati Sitaro Tersangka Korupsi Bantuan Bencana Rp 22,7 M Tanamkan Nilai Kebangsaan Siswa, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Digelar di MAN 2 Mataram Pemprov Papua Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah Kisah Penyuluh Agama Sipispis Dampingi Lansia Belajar Al-Qur’an Mabes TNI Tertibkan 12 Rumah Dinas di Komplek Slipi yang Dihuni Anak Purnawirawan

Warta Daerah

Pemprov Papua Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah

badge-check


					Pemprov Papua Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah Perbesar

Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah tahun 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di GKI Lembah Yordan, kawasan Organda, Kota Jayapura, Rabu (6/5/2025) dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen menyampaikan, pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat menentukan tingkat kesejahteraan.

Oleh karena itu, ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Ketersediaan pangan yang stabil sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Ketika harga pangan meningkat dan tidak terkendali, masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak yang paling terdampak. Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah hadir memberikan solusi nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi, khususnya pada sektor komoditas pangan.

“Ketersediaan pangan yang stabil sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Ketika harga pangan naik dan tidak terkendali, masyarakat kecil menjadi pihak yang paling terdampak. Melalui GPM,  pemerintah hadir memberikan solusi nyata,” kata Wagub.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi, khususnya dari sektor komoditas pangan.

Lebih lanjut, Wagub menekankan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Adapun program ini sejalan dengan visi pembangunan Papua Tahun 2026, yakni “Terwujudnya transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.”

“Melalui penguatan ketahanan pangan lokal, peningkatan distribusi, serta pengendalian harga, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memastikan manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan hingga ke tingkat kampung,” bebernya.

Pemerintah Provinsi Papua berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan dan perekonomian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Semoga setiap langkah dan upaya kita dalam membangun Papua senantiasa diberkati, demi terwujudnya Papua yang lebih maju dan sejahtera,” harap Aryoko.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KDM : Alih Fungsi Lahan Biang Keladi Bencana di Kabupaten Bogor

6 Mei 2026 - 04:56 WITA

Sulut Kebagian Bibit Jagung untuk 15 ribu Hektare dari Pemerintah Pusat

1 Mei 2026 - 16:25 WITA

YSK: Pengelolaan Sektor Perikanan, Harus Tetap Menjaga Ekosistem Laut

30 April 2026 - 03:58 WITA

Ribuan Guru Honorer Bandung Menanti Kepastian, 4 Bulan Belum Gajian

28 April 2026 - 07:40 WITA

Produktivitas Meningkat, Petani Desa Sukses Panen Padi Inpari 32

27 April 2026 - 03:50 WITA

Trending di Warta Daerah