Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Dua Tahun Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri Tanamkan Cinta Bahari Sejak Dini, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 Sambut Kunjungan Pelajar di Nunukan Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri Legislator Ferdinand Djeki Dumais Bantah Terlibat Penipuan, Ancam Tuntut Balik Penyebar Fitnah China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara Kejati Sultra Tetapkan Karo Ekonomi Tersangka Korupsi Jamuan Rp4,2 Miliar

Warta Daerah

Pemprov Papua Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah

badge-check


					Pemprov Papua Tekan Inflasi Lewat Gerakan Pangan Murah Perbesar

Pemerintah Provinsi Papua menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah tahun 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di GKI Lembah Yordan, kawasan Organda, Kota Jayapura, Rabu (6/5/2025) dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen menyampaikan, pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat menentukan tingkat kesejahteraan.

Oleh karena itu, ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Ketersediaan pangan yang stabil sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Ketika harga pangan meningkat dan tidak terkendali, masyarakat berpenghasilan rendah menjadi pihak yang paling terdampak. Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah hadir memberikan solusi nyata,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi, khususnya pada sektor komoditas pangan.

“Ketersediaan pangan yang stabil sangat menentukan kesejahteraan masyarakat. Ketika harga pangan naik dan tidak terkendali, masyarakat kecil menjadi pihak yang paling terdampak. Melalui GPM,  pemerintah hadir memberikan solusi nyata,” kata Wagub.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi, khususnya dari sektor komoditas pangan.

Lebih lanjut, Wagub menekankan bahwa program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Adapun program ini sejalan dengan visi pembangunan Papua Tahun 2026, yakni “Terwujudnya transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis.”

“Melalui penguatan ketahanan pangan lokal, peningkatan distribusi, serta pengendalian harga, Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen memastikan manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan hingga ke tingkat kampung,” bebernya.

Pemerintah Provinsi Papua berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan dan perekonomian daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Semoga setiap langkah dan upaya kita dalam membangun Papua senantiasa diberkati, demi terwujudnya Papua yang lebih maju dan sejahtera,” harap Aryoko.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Legislator Ferdinand Djeki Dumais Bantah Terlibat Penipuan, Ancam Tuntut Balik Penyebar Fitnah

22 Oktober 2026 - 02:04 WITA

Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya

20 Oktober 2026 - 03:32 WITA

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Trending di Warta Daerah