Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Harga Pangan Pasca-Lebaran 2026 Masih Stabil, Kenaikan Masih Wajar

badge-check


					Harga Pangan Pasca-Lebaran 2026 Masih Stabil, Kenaikan Masih Wajar Perbesar

Harga rata-rata bahan pangan di Indonesia pasca-Lebaran 2026 tercatat masih relatif stabil, dengan sebagian bahan pangan mengalami penurunan harga di pasar tradisional.

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang tersedia di laman Bank Indonesia (BI) pada Kamis (26/3/2026), beberapa harga bahan pangan utama tercatat sebagai berikut per kilogram:

Bawang merah ukuran sedang: Rp46.650, naik 4,25% atau Rp1.900

Bawang putih ukuran sedang: Rp40.350, naik 0,25% atau Rp100

Beras: kualitas bawah I & II Rp14.350, medium I Rp15.850, medium II Rp15.700, super I Rp17.150, super II Rp16.600

Cabai: cabai rawit hijau Rp60.750, naik 3,4% atau Rp2.000; cabai merah besar Rp54.850; cabai merah keriting Rp52.000; cabai rawit merah Rp86.500

Daging ayam ras segar: Rp44.050, naik 2,32% atau Rp1.000

Daging sapi: kualitas 1 Rp150.100; kualitas 2 Rp141.850

Gula pasir: kualitas premium Rp19.900; lokal Rp18.900, naik 0,8% atau Rp150

Telur ayam ras segar: Rp33.250

Minyak goreng: curah Rp19.900, naik 1,27% atau Rp250; kemasan merk 1 Rp23.000, naik 0,44% atau Rp100; kemasan merk 2 Rp22.050, naik 0,92% atau Rp200

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APPSI Ngadiran menilai, kenaikan harga yang ada masih berada dalam batas wajar.

Menurutnya, stabilitas harga ini dipengaruhi kondisi pasar yang relatif sepi pasca-Lebaran.

“Enggak ada yang belanja lagi. Namanya habis Lebaran, kondisinya sekarang kan tenang,” ujar Ngadiran.

Ia menambahkan bahwa sebagian pedagang masih dalam proses persiapan pasca-Lebaran sehingga aktivitas jual beli belum kembali normal.

Ngadiran juga menekankan bahwa data harga yang dirilis BI bersifat sampling, sehingga bisa berbeda antarwilayah.

Ia memprediksi harga pangan tetap stabil setidaknya selama satu pekan ke depan.

“Kita berharap dalam pekan-pekan ini harga masih tetap biasa, masih stabil,” tandas Ngadiran.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara