Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Nusantara

Harga Pangan Pasca-Lebaran 2026 Masih Stabil, Kenaikan Masih Wajar

badge-check


					Harga Pangan Pasca-Lebaran 2026 Masih Stabil, Kenaikan Masih Wajar Perbesar

Harga rata-rata bahan pangan di Indonesia pasca-Lebaran 2026 tercatat masih relatif stabil, dengan sebagian bahan pangan mengalami penurunan harga di pasar tradisional.

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang tersedia di laman Bank Indonesia (BI) pada Kamis (26/3/2026), beberapa harga bahan pangan utama tercatat sebagai berikut per kilogram:

Bawang merah ukuran sedang: Rp46.650, naik 4,25% atau Rp1.900

Bawang putih ukuran sedang: Rp40.350, naik 0,25% atau Rp100

Beras: kualitas bawah I & II Rp14.350, medium I Rp15.850, medium II Rp15.700, super I Rp17.150, super II Rp16.600

Cabai: cabai rawit hijau Rp60.750, naik 3,4% atau Rp2.000; cabai merah besar Rp54.850; cabai merah keriting Rp52.000; cabai rawit merah Rp86.500

Daging ayam ras segar: Rp44.050, naik 2,32% atau Rp1.000

Daging sapi: kualitas 1 Rp150.100; kualitas 2 Rp141.850

Gula pasir: kualitas premium Rp19.900; lokal Rp18.900, naik 0,8% atau Rp150

Telur ayam ras segar: Rp33.250

Minyak goreng: curah Rp19.900, naik 1,27% atau Rp250; kemasan merk 1 Rp23.000, naik 0,44% atau Rp100; kemasan merk 2 Rp22.050, naik 0,92% atau Rp200

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) APPSI Ngadiran menilai, kenaikan harga yang ada masih berada dalam batas wajar.

Menurutnya, stabilitas harga ini dipengaruhi kondisi pasar yang relatif sepi pasca-Lebaran.

“Enggak ada yang belanja lagi. Namanya habis Lebaran, kondisinya sekarang kan tenang,” ujar Ngadiran.

Ia menambahkan bahwa sebagian pedagang masih dalam proses persiapan pasca-Lebaran sehingga aktivitas jual beli belum kembali normal.

Ngadiran juga menekankan bahwa data harga yang dirilis BI bersifat sampling, sehingga bisa berbeda antarwilayah.

Ia memprediksi harga pangan tetap stabil setidaknya selama satu pekan ke depan.

“Kita berharap dalam pekan-pekan ini harga masih tetap biasa, masih stabil,” tandas Ngadiran.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG prakirakan potensi gelombang hingga 4 meter di perairan selatan

3 Juni 2026 - 06:25 WITA

BPS: Neraca dagang RI Januari-April 2026 surplus 5,64 miliar dolar AS

2 Juni 2026 - 05:58 WITA

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan

1 Juni 2026 - 07:02 WITA

Tanah Ambles, Air Laut Naik, BRIN: Kawasan Pantura Jawa Semakin Terancam Tenggelam

31 Mei 2026 - 06:20 WITA

LAN: ASN harus jadi teladan etika digital berdasarkan Pancasila

30 Mei 2026 - 01:40 WITA

Trending di Warta Nusantara