Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Nusantara

Kabar Penerbangan Internasional Ditutup, Menhub: Itu tidak benar

badge-check


					Kabar Penerbangan Internasional Ditutup, Menhub: Itu tidak benar Perbesar

Jakarta, infokatulistiwanews.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan penerbangan internasional tidak ditutup meski terdapat dinamika di kawasan Timur Tengah guna menjaga konektivitas dan kelancaran mobilitas penumpang global.

“Ini mungkin di luar dari Operasi Ketupat atau pengaturan lalu lintas. Tadi ada berita berkaitan dengan penutupan, pemerintah diinformasikan bahwa akan melakukan penutupan penerbangan internasional. Dapat kami sampaikan bahwa berita tersebut tidak benar,” kata Menhub dalam pernyataan diterima di Jakarta, Rabu.

Dia menekankan hal itu di sela kunjungan kerja meninjau situasi angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Banten, Selasa (17/3) malam, bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

“Media yang bersangkutan (juga) telah melakukan klarifikasi dan mencabut berita tersebut,” ucap Menhub.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia memastikan operasional penerbangan internasional tetap beroperasi di tengah dinamika situasi di kawasan Timur Tengah.

“Menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat terkait dihentikannya seluruh penerbangan internasional karena terdampak dinamika situasi di kawasan Timur Tengah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan bahwa berita tersebut tidak benar,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa dalam keterangan di Jakarta, Selasa (17/3) malam.

Dia menyampaikan pihaknya terus memantau secara intensif perkembangan operasional penerbangan internasional yang terdampak dinamika situasi di kawasan Timur Tengah, serta memastikan penanganan penumpang berjalan dengan baik, aman, dan terkoordinasi.

Lukman menyebutkan hingga tanggal 17 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, terdapat dua pesawat yang masih berstatus stranded atau tertahan di Indonesia, masing-masing satu unit di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan satu unit di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, yang keduanya dioperasikan oleh Qatar Airways.

Seiring dengan mulai dibukanya kembali wilayah udara Uni Emirat Arab, kata Lukman, sejumlah maskapai telah mengoperasikan penerbangan secara terbatas. Emirates telah melaksanakan penerbangan terbatas dari dan menuju Jakarta dan Denpasar.

Namun demikian, operasional sempat terdampak oleh gangguan pada fasilitas fuel farm di Bandar Udara Dubai pada 16 Maret 2026 yang menyebabkan keterlambatan dan penyesuaian jadwal penerbangan.

“Penanganan penumpang terdampak terus dilakukan, termasuk melalui pengangkutan penumpang stranded secara bertahap,” jelas Lukman.

Lebih lanjut dia mengatakan maskapai Etihad Airways juga telah mengoperasikan penerbangan terbatas dan merencanakan peningkatan frekuensi penerbangan sebagai bagian dari langkah kontinjensi, khususnya untuk rute Jakarta dan Denpasar menuju Abu Dhabi.

Sementara itu, Qatar Airways telah melaksanakan penerbangan repatriasi sejak 8 Maret 2026 dan secara bertahap membuka kembali layanan penerbangan terbatas dari Jakarta.

Penanganan penumpang terdampak, termasuk jemaah umrah, telah dilakukan melalui mekanisme pengembalian dana, penjadwalan ulang, maupun pengalihan ke maskapai lain. Ia juga mengatakan per tanggal 16 Maret 2026, tidak terdapat lagi penumpang stranded di Jeddah yang ditangani oleh Qatar Airways.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG prakirakan potensi gelombang hingga 4 meter di perairan selatan

3 Juni 2026 - 06:25 WITA

BPS: Neraca dagang RI Januari-April 2026 surplus 5,64 miliar dolar AS

2 Juni 2026 - 05:58 WITA

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan

1 Juni 2026 - 07:02 WITA

Tanah Ambles, Air Laut Naik, BRIN: Kawasan Pantura Jawa Semakin Terancam Tenggelam

31 Mei 2026 - 06:20 WITA

LAN: ASN harus jadi teladan etika digital berdasarkan Pancasila

30 Mei 2026 - 01:40 WITA

Trending di Warta Nusantara