Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400 Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Komisi IX DPR RI Dorong Optimalisasi Program Magang untuk Kurangi Pengangguran Sarjana

Serba Serbi

Zaskia Putri Salurante Raih Emas WKF Youth League Fujairah 2026

badge-check


					Zaskia Putri Salurante Raih Emas WKF Youth League Fujairah 2026 Perbesar

Atlet muda Indonesia, Zaskia Putri Salurante, meraih medali emas nomor Kata Perorangan Putri Junior dalam ajang WKF Youth League Fujairah 2026 yang berlangsung pada 12–15 Februari 2026. Kejuaraan ini diikuti 93 negara dengan total 2.305 peserta.

Capaian tersebut menjadi emas kedua secara beruntun bagi karateka yang akrab disapa Keong itu di ajang WKF Youth League. Tahun lalu, Zaskia juga meraih emas pada kelas Kata Perorangan Putri Kadet. Prestasi ini mempertegas konsistensinya sebagai salah satu karateka muda Indonesia di level dunia.

Pada hari pertama pertandingan, Zaskia menjadi satu-satunya atlet Indonesia yang menyumbang medali. Ia tampil dominan sejak babak awal hingga final dengan hasil sebagai berikut:

Mengalahkan Rusia (5–0)

Mengalahkan Mesir (5–0)

Mengalahkan Iran (5–0)

Mengalahkan Belgia (4–1)

Mengalahkan Portugal (4–1)

Final mengalahkan Austria (4–1)

Medali emas tersebut disaksikan langsung Ketua Umum PB FORKI, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, didampingi Wakil Ketua Umum I Agus Widjayanto dan Wakil Ketua Umum IV Ricky Muchtar.

Hadi Tjahjanto menyampaikan apresiasi atas dukungan perguruan dan pemangku kepentingan karate nasional yang mendorong lahirnya prestasi internasional.

Selaku Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto juga mengajukan Bali sebagai tuan rumah Kejuaraan Asia Senior yang akan berlangsung di Nusa Dua pada 17–21 Juni 2026.

Sementara, pada nomor Kata Perorangan Putra Junior, sejumlah atlet Indonesia telah tampil maksimal, meski belum berhasil melangkah jauh:

Aufa kalah dari atlet Mesir (1–4)

Malvian Dwi Aprilio gugur di babak ketiga dari atlet Arab Saudi (1–4)

Valent Oliver kalah tipis dari atlet Amerika Serikat (2–3)

Kemudian, empat atlet Indonesia masih akan berlaga pada hari kedua, 14 Februari 2026, di nomor kumite:

Tytian Aulia Putri Hidayat (Kumite -53 kg Putri)

Zihaan Faiha Az-Zalya (Kumite -59 kg Putri)

Zahra Putri Nurcahyani (Kumite -48 kg Putri)

Akhtar Holden Rezvan Asar (Kumite -68 kg Putra)

Prestasi Zaskia menjadi bukti pembinaan atlet usia muda yang dijalankan PB INKANAS bersama berbagai perguruan dan dojo di Indonesia berjalan efektif. Keberhasilan ini diharapkan memacu semangat atlet muda lain untuk menembus persaingan dunia.

Sebagai induk organisasi, PB FORKI menargetkan capaian ini menjadi momentum kebangkitan karate nasional serta meningkatkan kepercayaan diri atlet menuju kejuaraan internasional berikutnya.

World Karate Federation melalui program Youth League menghadirkan kompetisi resmi yang menjadi tolok ukur pembinaan atlet usia muda dunia serta jalur menuju jenjang elite senior internasional.

Kategori yang dipertandingkan meliputi U14 (12–13 tahun), Kadet (14–15 tahun), dan Junior (16–17 tahun).

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya

18 April 2026 - 06:58 WITA

Menyusuri Istana, Menyulam Mimpi: Pengalaman Tak Terlupakan Pelajar SMP Negeri 39 Jakarta

17 April 2026 - 05:18 WITA

Ismanto: Tinggalkan Profesi Satpam, Kini Sukses Budidaya Mamey Sapote Beromzet Puluhan Juta

16 April 2026 - 05:34 WITA

Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun untuk Titiek Soeharto di Tengah Kunker Luar Negeri

15 April 2026 - 06:00 WITA

Kisah Perempuan Raja Ampat: Memimpin Komunitas dan Melestarikan Sasi

12 April 2026 - 03:38 WITA

Trending di Serba Serbi