Di tengah derasnya arus konten digital yang sering kali dipenuhi sensasi, sebuah video sederhana berhasil mencuri perhatian dan menghangatkan hati jutaan warganet sehingga viral di platfrom media sosial.
Video tersebut datang dari seorang sopir angkutan kota (angkot) bernama Dave Pratama, yang merekam momen tulus saat ia memberikan tumpangan gratis kepada sejumlah anak Sekolah Dasar (SD) yang menjadi penumpangnya.

Video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @daves_pratama_bkc, memperlihatkan suasana di dalam angkot yang ia kemudikan.
Satu per satu, anak-anak berseragam merah-putih turun dari kendaraannya.
Saat seorang anak laki-laki mencoba menyodorkan uang ongkos, Dave dengan ramah menolaknya.
“Teu kedah, kanggo jajan weh (Tidak usah, pakai untuk jajan saja),” ujarnya dengan senyum tulus, menggunakan bahasa Sunda yang halus.
Momen ini berulang beberapa kali. Setiap anak yang hendak membayar ongkos, ia tolak dengan halus.
Raut wajah anak-anak yang awalnya sedikit bingung, perlahan berubah menjadi senyuman malu-malu saat mereka menyadari kebaikan sang sopir.
Aksi ini semakin menyentuh karena tulisan yang disematkan Dave dalam videonya.
“baru bisa ngasih tumpangan gratis buat anak sekolah SD.” Kalimat ini menyiratkan sebuah niat baik yang mungkin sudah lama ia pendam dan akhirnya bisa terwujud.
Sosok di Balik Kemudi
Dave Pratama, pemilik akun tersebut, bukanlah sekadar sopir angkot biasa. Dalam bio Instagram-nya, ia dengan bangga menyebut dirinya sebagai seorang konten kreator dan supir angkot.
Ia secara aktif membagikan potongan-potongan kisah dari kesehariannya di jalanan, menjadikan profesinya sebagai sumber inspirasi.
Melalui kontennya, Dave berhasil mengubah stigma tentang profesi sopir angkot.
Ia menunjukkan bahwa di balik kemudi, ada individu dengan hati yang besar dan keinginan untuk berbagi.
Videonya yang menggratiskan ongkos anak sekolah ini menjadi puncak dari narasi kebaikan yang ia bangun, membuktikan bahwa untuk berbuat baik tidak perlu menunggu menjadi kaya raya.
Tidak butuh waktu lama bagi video tersebut untuk menjadi viral. Ribuan komentar membanjiri unggahannya, mayoritas berisi pujian, apresiasi, dan doa.
Banyak warganet mengaku terharu dan terinspirasi oleh tindakan sederhana namun penuh makna tersebut.
“Masya Allah, berkah selalu pak supir. Rezekinya semoga dilancarkan dan diganti berlipat ganda,” tulis seorang pengguna.
“Ini baru konten yang mendidik dan menginspirasi. Sehat-sehat orang baik!” timpal yang lain.
Video Dave Pratama menjadi pengingat bahwa kebaikan bisa datang dari siapa saja dan dalam bentuk apa saja.
Aksinya bukan hanya meringankan beban ongkos anak-anak sekolah, tetapi juga menyebarkan pesan positif yang lebih luas bahwa di tengah kesulitan hidup, masih selalu ada ruang untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama.
****









