Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan

Warta Nusantara

Wapres Gibran Tanam Mangrove di Tangerang, Dukung Rehabilitasi 750 Ribu Hektare Lahan

badge-check


					Wapres Gibran Tanam Mangrove di Tangerang, Dukung Rehabilitasi 750 Ribu Hektare Lahan Perbesar

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq melakukan penanaman mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Mauk, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini bagian dari upaya rehabilitasi kawasan mangrove yang terdegradasi.

Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menyatakan Indonesia memiliki kawasan mangrove terluas di dunia. Luasnya mencapai sekitar 23 persen dari total ekosistem mangrove global.

“Kita memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia. Potensi karbon dari mangrove di Indonesia mencapai hampir 4 juta ton CO2 ekuivalen,” ujar Hanif Faisol Nurofiq, Senin, 27 Oktober 2025.

Pemerintah menargetkan pemulihan ratusan ribu hektare mangrove yang hilang akibat alih fungsi lahan. Sekitar 750 ribu hektare lahan bekas mangrove saat ini sudah beralih fungsi.

Wapres Gibran meminta pemerintah menyiapkan mekanisme pendanaan jelas untuk mendukung rehabilitasi kawasan mangrove. Mekanisme pendanaan diperlukan agar program rehabilitasi berjalan optimal.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menjelaskan program penataan wilayah pesisir Desa Ketapang berjalan sejak 2018. Kawasan seluas 15 hektare ditetapkan sebagai percontohan pengelolaan pesisir terpadu.

Sebanyak 84 unit rumah layak huni telah dibangun dan diserahkan kepada masyarakat nelayan. Hunian dilengkapi fasilitas air bersih dan lingkungan tertata baik. Program penataan pesisir meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Nelayan tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan, tetapi mengembangkan usaha olahan hasil laut.

Kawasan Ketapang kini menjadi destinasi wisata mangrove di Kabupaten Tangerang. Banyak wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung sambil menikmati hasil olahan laut warga. Desa Ketapang memiliki 16 jenis tanaman mangrove yang tumbuh dan dikelola masyarakat. Keberadaan ekosistem ini bermanfaat secara ekologis dan ekonomi bagi warga sekitar.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara