Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Adhyaksa

KPK Periksa 4 Saksi di Kasus Korupsi Proyek Kereta Api

badge-check


					KPK Periksa 4 Saksi di Kasus Korupsi Proyek Kereta Api Perbesar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Medan.

“Pemeriksaan dilaksanakan pada Senin (27/10) di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya.

Keempat saksi yang diperiksa adalah Agus Sukasman Hidayat sebagai karyawan PT Istana Putra Agung, Andrie Prayogi Setiawan sebagai karyawan BUMN staf keuangan, Fery Hendriyanto sebagai Direktur Utama PT Karya Logistik Nusantara dan mantan Direktur Pengembangan Bisnis dan QSHE periode Mei 2019 hingga April 2021, serta Muchamad Hikmat yang hadir dalam kapasitasnya sebagai swasta.

Kasus dugaan korupsi proyek jalur kereta api di DJKA Medan ini telah berjalan beberapa waktu. KPK sebelumnya telah menetapkan tersangka dalam kasus ini, meskipun identitasnya belum sepenuhnya diungkap ke publik.

Investigasi terhadap proyek-proyek di lingkungan DJKA Medan ini merupakan bagian dari upaya KPK membersihkan sektor perkeretaapian dari praktik korupsi. Beberapa proyek infrastruktur kereta api di wilayah Sumatera Utara diduga terlibat dalam mark up anggaran dan pengadaan barang yang tidak sesuai prosedur.

PT Waskita Karya sebagai BUMN konstruksi disebutkan terlibat dalam beberapa proyek perkeretaapian di wilayah Medan. Pemeriksaan terhadap karyawan dan mantan direktur perusahaan ini menunjukkan KPK tengah mendalami keterkaitan pihak kontraktor dengan dugaan penyimpangan di DJKA Medan.

KPK diduga sedang melacak aliran dana dan proses tender proyek pembangunan jalur kereta api yang diduga tidak transparan. Pemeriksaan saksi-saksi dari kalangan swasta dan BUMN ini merupakan langkah untuk melengkapi bukti sebelum kemungkinan dilakukan penetapan tersangka tambahan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

19 Oktober 2026 - 02:55 WITA

KPK OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Diduga Suap Pihak BPK Terkait Audit

16 Oktober 2026 - 02:21 WITA

KPK Tangkap 14 Orang di OTT BNPB Terkait Pengadaan Barang & Jasa

14 Oktober 2026 - 07:08 WITA

Eks Kadis PUPR Boven Digoel Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Jalan Rp10,64 Miliar

13 Oktober 2026 - 04:32 WITA

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Rp346 Miliar

9 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Trending di Warta Adhyaksa