Helikopter tipe BK 117-D3 milik Eastindo ditemukan terjatuh di kawasan hutan sekitar air terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (3/9) sekitar pukul 14.45 Wita.
Tim search and rescue unit (SRU) Darat Alpha yang dipimpin Koordinator Pos SAR Kotabaru Adi Maulana menemukan serpihan badan helikopter BK 117-D3 PK-RGH di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Selanjutnya, pada pukul 15.53 Wita, tim menemukan satu korban yang berjarak sekitar 100 meter dari badan pesawat. Korban telah dilakukan proses body packing dan siap dievakuasi ke posko lapangan,” ujar Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas
Laksma TNI Yudhi Bramantyo dalam keterangannya, Kamis (4/9).
Kondisi helikopter PT Eastindo tersebut dalam keadaan terbakar, sehingga diperlukan proses pembongkaran badan pesawat untuk memastikan keseluruhan korban di dalamnya.
“Unsur SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, potensi SAR dan masyarakat setempat akan melanjutkan evakuasi hingga seluruh korban terevakuasi,” kata Yudhi.
Helikopter sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (1/9) sekitar pukul 08.54 Wita.
Helikopter membawa delapan orang yang terdiri dari seorang pilot, seorang teknisi, dan enam penumpang.
****









