Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta TNI

Kanada Gandeng TNI, Perkuat Perisai Barat di Indo-Pasifik

badge-check


					Kanada Gandeng TNI, Perkuat Perisai Barat di Indo-Pasifik Perbesar

Kanada resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama militer dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Langkah ini dinilai mempertegas posisi negara Barat dalam menjaga stabilitas Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan.

MoU ditandatangani Kepala Staf Pertahanan Kanada Jenderal Jennie Carignan saat berkunjung ke Indonesia, Senin (25/8/2025). Kesepakatan ini memperkuat kolaborasi militer kedua negara, khususnya di bidang keamanan maritim, latihan bersama, hingga pengembangan kapasitas pertahanan.

“Memformalkan kerja sama militer kami dengan salah satu mitra kunci di Indo-Pasifik seperti Indonesia sangat penting untuk memperkuat kemampuan Kanada dalam mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan,” ujar Carignan dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia.

Ia menekankan, peningkatan interoperabilitas antara Angkatan Bersenjata Kanada (CAF) dan TNI memastikan kesiapan militer Kanada untuk menegakkan hukum internasional serta mempertahankan kedaulatan negaranya.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia Jess Dutton juga menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi babak baru dalam hubungan pertahanan kedua negara.

“Tonggak sejarah ini menggarisbawahi komitmen bersama kami terhadap keamanan maritim, stabilitas regional, dan pengembangan kapasitas. Dipandu oleh Strategi Indo-Pasifik Kanada, kami akan terus bekerja sama erat dengan Indonesia dan mitra-mitra ASEAN,” kata Dutton.

Kesepakatan ini juga memperkuat kontribusi Kanada dalam Latihan Super Garuda Shield 2025, salah satu latihan militer multinasional terbesar di kawasan. Tahun ini, kontingen Kanada akan hadir dengan jumlah terbesar yang pernah dikerahkan, di tengah operasi militer Horizon yang juga melibatkan pasukan Kanada.

Sejak 2008, lebih dari 700 personel TNI telah mengikuti program pelatihan militer bersama Kanada. Selain itu, Kanada kini berstatus pengamat di dua kelompok kerja pakar ADMM+ (ASEAN Defence Ministers’ Meeting Plus) untuk periode 2024-2027, yakni di bidang Bantuan Kemanusiaan & Penanggulangan Bencana serta Keamanan Maritim.

Penandatanganan ini sekaligus menandai kunjungan pertama Jenderal Carignan ke Indonesia. Selain menghadiri pembukaan Super Garuda Shield, ia juga melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan pejabat pertahanan RI.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

19 Oktober 2026 - 02:59 WITA

TNI Pastikan Tunduk Putusan MK soal Revisi UU Peradilan Militer

16 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Wujudkan Bumi Nyiur Melambai Aman dan Kondusif, Lanudsri Koordinasi dengan Polda Sulut

15 Oktober 2026 - 06:39 WITA

Perempuan TNI Pertama Pimpin DWP Sulsel, Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan

14 Oktober 2026 - 05:46 WITA

Pangandaran Run 2026, Ribuan Langkah untuk Kebersamaan TNI dan Rakyat

12 Oktober 2026 - 05:10 WITA

Trending di Warta TNI