Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Utama

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI

badge-check


					Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI Perbesar

Selasa (24/3/2026) Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, PMI Kabupaten Gianyar menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah di Balai Banjar Jagaperang, Desa Sidan.

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan, di antaranya Babinsa Desa Sidan Serka I Wayan Mardika bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidan Aiptu Dewa Nyoman Oka Yasa yang turut hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai unsur pengamanan, namun juga berperan aktif dalam membantu kelancaran jalannya kegiatan, mengatur antrean peserta, serta memberikan motivasi kepada warga agar tidak ragu mendonorkan darahnya. Kehadiran aparat di tengah kegiatan sosial ini turut membangun rasa aman, tertib, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Gianyar diawali dengan beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para pendonor guna memastikan keamanan dan kelayakan donor. Tahap pertama adalah pengisian blangko atau formulir pendaftaran, di mana calon pendonor mencantumkan identitas serta riwayat kesehatan sebagai dasar pemeriksaan awal. Setelah itu, petugas medis melakukan pengecekan tekanan darah (tensi) untuk memastikan kondisi fisik pendonor dalam keadaan stabil.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) untuk mengetahui apakah kadar sel darah merah pendonor berada pada batas normal. Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan memenuhi syarat, pendonor kemudian memasuki tahap pelaksanaan donor darah, yaitu proses pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga medis secara steril dan sesuai prosedur kesehatan.

Melalui tahapan tersebut, kegiatan donor darah tidak hanya menjamin keselamatan pendonor, tetapi juga memastikan darah yang terkumpul aman dan layak digunakan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI yang sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi darurat maupun pelayanan medis rutin.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan bingkisan sembako kepada 10 pendonor pertama yang berhasil lolos skrining kesehatan dan menyelesaikan proses donor. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama