Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Utama

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI

badge-check


					Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI Perbesar

Selasa (24/3/2026) Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, PMI Kabupaten Gianyar menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah di Balai Banjar Jagaperang, Desa Sidan.

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan, di antaranya Babinsa Desa Sidan Serka I Wayan Mardika bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidan Aiptu Dewa Nyoman Oka Yasa yang turut hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai unsur pengamanan, namun juga berperan aktif dalam membantu kelancaran jalannya kegiatan, mengatur antrean peserta, serta memberikan motivasi kepada warga agar tidak ragu mendonorkan darahnya. Kehadiran aparat di tengah kegiatan sosial ini turut membangun rasa aman, tertib, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Gianyar diawali dengan beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para pendonor guna memastikan keamanan dan kelayakan donor. Tahap pertama adalah pengisian blangko atau formulir pendaftaran, di mana calon pendonor mencantumkan identitas serta riwayat kesehatan sebagai dasar pemeriksaan awal. Setelah itu, petugas medis melakukan pengecekan tekanan darah (tensi) untuk memastikan kondisi fisik pendonor dalam keadaan stabil.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) untuk mengetahui apakah kadar sel darah merah pendonor berada pada batas normal. Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan memenuhi syarat, pendonor kemudian memasuki tahap pelaksanaan donor darah, yaitu proses pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga medis secara steril dan sesuai prosedur kesehatan.

Melalui tahapan tersebut, kegiatan donor darah tidak hanya menjamin keselamatan pendonor, tetapi juga memastikan darah yang terkumpul aman dan layak digunakan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI yang sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi darurat maupun pelayanan medis rutin.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan bingkisan sembako kepada 10 pendonor pertama yang berhasil lolos skrining kesehatan dan menyelesaikan proses donor. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

3 Juni 2026 - 06:34 WITA

Alumnus Unair Berkarier Jadi Marine Biologist di Maldives

30 Mei 2026 - 01:39 WITA

Kisah Mauliyan dan Ariandi, Orangutan Kurus yang Bertahan di Tengah Krisis Habitat

29 Mei 2026 - 06:36 WITA

Kakek Mujiran di Lampung Ambil Sisa Getah di Kebun PTPN Berujung Dipenjara

25 Mei 2026 - 06:32 WITA

Perjuangan Suami Merawat Istri yang Mengidap Tuberkulosis Tulang

22 Mei 2026 - 07:14 WITA

Trending di Warta Utama