Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto tiba di Tanah Air, Jumat (27/2/2026) usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke sejumlah negara mulai dari Amerika Serikat (AS), Inggris, Yordania, hingga Abu Dhabi.
Kedatangan Presiden Prabowo Subianto disambut Wakil Presiden atau Wapres Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, tampak pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Gibran dan para pejabat negara lain tampak menunggu kedatangan Prabowo dibawah guyuran hujan. Mereka terlihat menggunakan payung sembari menunggu Prabowo turun dari pesawat.
Setelah itu, Prabowo langsung menaiki mobil Maung berplat RI-1 bewarna putih meninggalkan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.
Sebelumnya, Presiden Prabowo kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Senin 26 Februari 2026. Di negara Paman Sam, Prabowo menghadiri rapat perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian bersama Presiden Trump dan para pemimpin negara anggota lainnya.
Selain itu, Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Trump. Prabowo menjadi satu-satunya kepala negara yang melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Trump di tengah padatnya agenda BoP.
“Jadi Bapak Presiden melakukan bilateral dengan Presiden Donald Trump, jadi kemarin ada lebih dari 15 Kepala Negara dan Pemerintah, jadi kemudian satu-satunya Kepala Negara yang melakukan bilateral dengan Presiden Trump itu salah satunya, dan satu-satunya adalah Presiden Prabowo,” ungkap Teddy dalam konferensi pers di Washington DC, Sabtu 21 Februari 2026.
Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Trump resmi menyepakati tarif perdagangan respirokal atau timbal balik. Teddy menuturkan diplomasi ekonomi yang dilakukan Prabowo berhasil membuat AS menurunkan tarif dagang untuk Indonesia, dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen.
Selain penurunan tarif, kesepakatan tersebut juga memberikan fasilitas tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan Indonesia. Mulai dari, kakao, minyak kelapa sawit, hingga kopi.
****









