Menu

Mode Gelap
Kemenlu RI Pastikan Koordinasi Intensif Pelindungan WNI di Timur Tengah Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah, Pengalaman Pahit Warga 2 Kampung di Polman Pemerintah perkuat peran generasi muda melalui Mangrove Goes To School Kejaksaan Negeri Merauke Dalami Aliran Dana Dugaan Korupsi BUMD ke Eks Bupati Boven Digoel Otorita IKN Perkuat Pelaku Usaha Lokal untuk Bangun Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan Ko Erwin Bandar Narkoba Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Warta Utama

Operasi Senyap KPK Tangkap Dua Kepala Daerah dalam Satu Hari: Wali Kota Madiun dan Bupati Pati

badge-check


					Operasi Senyap KPK Tangkap Dua Kepala Daerah dalam Satu Hari: Wali Kota Madiun dan Bupati Pati Perbesar

Tidak tanggung-tanggung, dalam satu hari, dua kepala daerah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK. Yakni Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi senyap. Tidak tanggung-tanggung, dalam satu hari, dua kepala daerah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK.

Penyidik KPK melakukan OTT di dua daerah berbeda. Pertama, di Madiun, Jawa Timur. Dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di Madiun, Senin (19/1/2025) pagi, 15 orang ditangkap. Wali Kota Madiun, Maidi, ikut ditangkap dalam operasi ini.

Sebanyak 9 orang dari total 15 yang sempat ditangkap kini diperiksa intensif di Gedung Merah Putih Jakarta. Termasuk, Wali Kota Madiun.

“Selanjutnya 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” tutur Budi.

Terkait kasus yang menjerat mereka, Budi mengungkap mereka diduga melakukan rasuah fee proyek atau uang jatah dan dana CSR.

“Fee proyek dan dana CSR di wilayah Kota Madiun,” ucap Budi.KPK menyita uang senilai ratusan juta rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait Wali Kota Madiun Maidi.

“Tim mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” ucapnya.

Operasi senyap kedua dilakukan di Pati, Jawa Tengah. Lagi-lagi, kepala daerah tertangkap. Bupati Pati Sudewo ditangkap penyidik KPK. Kabar ini dibenarkan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW,” Ujar Budi, Senin (19/1/2026).

Budi menjelaskan, saat ini Sudewo sedang diperiksa secara intensif oleh KPK di Polres Kudus, Jawa Tengah. Namun, KPK belum mengungkap kasus yang menyeret nama Bupati Pati Sudewo.

OTT KPK di Awal Tahun 2026

KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026.

Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkapkan OTT tersebut mengenai dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

Untuk OTT kedua di 2026, KPK pada 19 Januari 2026 mengonfirmasi melakukan tangkap tangan terhadap Wali Kota Madiun Maidi bersama 14 orang lainnya.

OTT tersebut terkait dugaan korupsi mengenai proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.

Pada tanggal yang sama, KPK mengonfirmasi melakukan OTT ketiga 2026 di Pati, Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah, Pengalaman Pahit Warga 2 Kampung di Polman

1 Maret 2026 - 09:55 WITA

Ko Erwin Bandar Narkoba Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Malaysia

27 Februari 2026 - 11:35 WITA

Momen Bahagia Ketika Si Kembar Tunarungu Sukses Dapat Kerja

25 Februari 2026 - 13:05 WITA

KDM Puji Suster Ika Selamatkan 13 Korban TPPO Asal Jabar di Maumere

23 Februari 2026 - 08:58 WITA

Menghakimi Anak Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental

21 Februari 2026 - 05:48 WITA

Trending di Warta Utama