Menu

Mode Gelap
Heboh Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Setelah Nobar Piala Dunia Aksi Pemulung Ikut Tambal Jalan Rusak di Padang, Warga Mengaku Sudah Dua Wali Kota Tanpa Perbaikan Masyarakat Padati Jalan, Gelaran Festival Budaya Teguhkan Ajeg Budaya Polri Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan Pengadaan Batu Bara JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung DPR Gerah PNS Dapat Pensiun Seumur Hidup, Kerja Enggak Seberapa

Serba Serbi

Malu-malu tapi Ceria, Intip Aksi Calon Pengantin Lakukan Tepuk Sakinah

badge-check


					Malu-malu tapi Ceria, Intip Aksi Calon Pengantin Lakukan Tepuk Sakinah Perbesar

Sebanyak enam pasangan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu, mengikuti bimbingan perkawinan dengan cara yang unik.

Para peserta diminta melakukan “Tepuk Sakinah” sebagai bagian dari pembekalan membangun rumah tangga. Sejumlah materi tentang membangun keluarga sakinah diberikan oleh petugas KUA dalam suasana yang santai.

Mereka tampak menyimak dengan saksama, sesekali tersenyum tersipu saat petugas memberikan contoh materi yang diselingi humor.

Usai menerima pembekalan, para pasangan menggelar “Tepuk Sakinah”. Terlihat para calon pengantin ceria bercampur malu-malu saat bernyanyi sambil bertepuk tangan mengikuti arahan petugas.

Inisiasi Kemenag untuk Kebahagiaan Catin

Kepala KUA Nasal yang juga menjabat sebagai Plt. KUA Maje, Saugus Mariade Fusda, menyatakan bahwa bimbingan ini merupakan kegiatan rutin bagi setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Mengenai metode “Tepuk Sakinah”, Saugus menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk para calon pengantin.

“Iya, tepuk tangan Sakinah ini memang diinisiasi oleh Kemenag RI untuk catin. Namun di lapangan kami modifikasi lagunya, tetapi tujuannya tetap sama, memberi kebahagiaan menuju keluarga sakinah,” ujar Saugus, Selasa (31/3/2026).

Simbol Cinta dan Kebahagiaan Dalam sesi tersebut, enam pasang pengantin bernyanyi sambil bertepuk tangan dengan gerakan yang telah dimodifikasi. Para pengantin juga sesekali menyatukan kedua tangan yang membentuk lambang hati sebagai simbol cinta.

Kegiatan ini diharapkan dapat mencairkan ketegangan para calon pengantin menjelang hari pernikahan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebahagiaan dalam membina rumah tangga di masa depan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung

20 Juli 2026 - 06:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Gawai, KKN Unhas Edukasi Siswa SD Permainan Tradisional di Bone

19 Juli 2026 - 06:10 WITA

Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala

17 Juli 2026 - 06:02 WITA

Wimbledon Jadi Bekal Berharga Petenis Muda Indonesia Ethan Jake Frans

14 Juli 2026 - 06:44 WITA

Tak Banyak yang Tahu, 5 Kuliner Indonesia Ini Lahir dari Kemiskinan

13 Juli 2026 - 06:37 WITA

Trending di Serba Serbi