Menu

Mode Gelap
Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Sisa Kuota Internet Hangus, Dua Warga Wadul MK Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor ‘Suka Duka Tawa’: Saat Humor Menjadi Bahasa Rekonsiliasi Keluarga Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp40 M, Kejati Kalteng Geledah Kantor KPU Kotim

Warta Nusantara

Malaysia Minta RI Impor Beras

badge-check


					Malaysia Minta RI Impor Beras Perbesar

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan pemerintah Malaysia telah meminta bantuan kepada Indonesia untuk memenuhi pasokan pangannya.

Malaysia diketahui meminta Indonesia untuk mengekspor beras ke negaranya.
Hal ini diungkap Prasetyo setelah Retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, dikutip Rabu (7/1/2026).

Prasetyo tidak merinci volume permintaan Malaysia dan tidak pula memastikan secara tegas kemampuan Indonesia. Namun, dia menuturkan jika pasokan dari dalam negeri mencukupi, Indonesia baru bisa memenuhi permintaan tersebut.

“Kalau kemudian itu ada negara lain atau sahabat-sahabat kita belum berhasil membutuhkan bantuan ya kalau memang kita sanggup ya kita akan berikan bantuan. Contohnya dari Malaysia,” katanya selepas Retret Kabinet Merah Putih.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Pemerintah Malaysia mengajukan permintaan beras ke Indonesia.

Hal itu terungkap dalam keterangan resmi terkait pertemuan Mentan Amran dengan Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Mohammad Bin Sabu, di kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Menanggapi permintaan tersebut, Mentan Amran menegaskan, pemerintah Indonesia saat ini tetap memprioritaskan ketahanan pangan nasional dan memastikan ketersediaan stok dalam negeri dalam kondisi aman.

“Ada permintaan beras dari Malaysia kepada kita. Namun untuk sementara, kita harus menjaga ketersediaan dan keamanan stok dalam negeri terlebih dahulu. Ketahanan pangan nasional adalah prioritas utama. Setelah itu tercapai, baru kita dapat mempertimbangkan dukungan lebih lanjut kepada negara sahabat,” ungkap Amran.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor

14 Januari 2026 - 02:30 WITA

Usai Resmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Senilai Rp123 Triliun, Presiden Prabowo Tinjau Progres Pembangunan IKN

13 Januari 2026 - 06:37 WITA

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

12 Januari 2026 - 09:24 WITA

Masjid Negara di IKN Dipakai Perdana, Interiornya Bikin Takjub

12 Januari 2026 - 05:09 WITA

BKN minta seluruh pemda segera terapkan manajemen talenta ASN

9 Januari 2026 - 06:22 WITA

Trending di Warta Nusantara