Menu ✖

Mode Gelap
Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

Serba Serbi

Imlek 2026 Jadi Momentum Rawat Tradisi di Tengah Arus Modernisasi

badge-check


					Imlek 2026 Jadi Momentum Rawat Tradisi di Tengah Arus Modernisasi Perbesar

Pemerintah menyelenggarakan Festival Imlek Nasional dalam memeriahkan perayaan Imlek tahun ini. Melalui penyelenggaraan festival tersebut, pemerintah ingin Imlek tahun ini menjadi momentum merawat tradisi tradisional yang sudah berlangsung turun temurun di tengah arus modernisasi.

Hal itu ditunjukkan di dalam logo kita (logo Imlek Nasional 2026), bahwa pada era modernisasi jangan lupa grounding, membumi ke dalam akar budaya dan tradisi.

“Imlek Nasional tidak hanya membawa Imlek tradisional, tetapi menyajikannya ke arah modern supaya dapat diterima seluruh lapisan masyarakat,” kata Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar, Minggu, 15 Februari 2026.

Selain modernisasi, Imlek 2026 juga bertepatan dengan datangnya Ramadan. Ketua Umum Panitia Imlek Nasional itu berharap momen tersebut bisa menjadi momen memperkuat rasa persatuan dan toleransi di seluruh lapisan masyarakat.

“Ditambah lagi dengan adanya Ramadan, Imlek 2026 akan menjadi sangat berwarna sekali. Inilah kekuatan bangsa kita, keanekaragaman suku, ras, dan agama yaitu Indonesia,” ujar Irene.

Irene memiliki visi menjadikan Imlek Nasional menjadi event tahunan yang dapat menarik wisatawan. Tak hanya di Jakarta, dia berharap Imlek di kota lainnya bisa menjadi ikon pariwisata di kota tersebut.

“Kami berharap Imlek Nasional menjadi event tahunan yang bisa menarik wisatawan. Maka kami dorong perayaan Imlek di berbagai kota selain di Lapangan Banteng, Jakarta. Misalnya Cap Go Meh di Palembang memiliki legenda kisah cinta Tan Bun An dan Siti Fatimah yang dirayakan bak Romeo dan Juliet,” tandas Wamenekraf.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

24 Oktober 2026 - 09:56 WITA

BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026

23 Oktober 2026 - 04:17 WITA

Lestarikan Budaya, PORTINA Sulut Latih Pelatih Olahraga Tradisional

21 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Trending di Serba Serbi