Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

Hadiri Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra, Wapres Apresiasi Pengabdian Lintas Rezim

badge-check


					Hadiri Peluncuran Delapan Buku Yusril Ihza Mahendra, Wapres Apresiasi Pengabdian Lintas Rezim Perbesar

Jakarta, infokatulistiwanews.com – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menghadiri acara Peluncuran Delapan Buku Rekam Jejak 70 Tahun Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Setengah Abad Dedikasi untuk Bangsa, yang digelar di Balai Kartini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Sabtu (07/02/2026).

Kehadiran Wapres menjadi bentuk penghormatan atas kiprah panjang Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, yang selama puluhan tahun konsisten mengabdi kepada bangsa lintas masa pemerintahan.

Dalam sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yusril di berbagai bidang strategis, mulai dari keagamaan, hukum, tata negara, hingga politik. Kiprah tersebut dinilai menjadi teladan penting, khususnya bagi generasi muda.

“Bagi saya, Prof. Yusril ini seorang tokoh yang serba bisa. Kiprahnya di berbagai bidang, baik keagamaan, hukum, tata negara, maupun politik. Sebagai anak muda, saya harus banyak belajar dari beliau, dari pengalaman-pengalaman beliau,” ucap Wapres.

Lebih lanjut, Wapres menekankan bahwa pengabdian Yusril tidak semata-mata terikat pada jabatan, melainkan berpijak pada komitmen kebangsaan dan kepentingan negara. Menurutnya, perjalanan panjang tersebut mencerminkan keteguhan sikap di tengah dinamika dan pergantian kepemimpinan nasional.

“Seperti yang Bapak Presiden Prabowo sampaikan di kata pengantar beliau, pengabdian Prof. Yusril bukan semata soal jabatan, tetapi sebuah pengabdian yang berkesinambungan lintas rezim,” ujar Wapres.

“Lintas rezim yang hanya dapat dilakukan oleh seorang yang memiliki integritas, kejernihan berpikir, dan kesetiaan pada negara, bukan pada kekuasaan sesaat,” imbuhnya.

Wapres pun meyakini, delapan buku yang merekam perjalanan, gagasan, pemikiran, dan semangat pengabdian Yusril selama tujuh dekade akan menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Indonesia.

“Karena Prof. Yusril hidup di era sejak mesin ketik, namun gagasan dan pemikirannya sampai sekarang masih relevan di era digital dan AI,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-70 kepada Yusril, sekaligus selamat atas peluncuran delapan buku rekam jejak pengabdian tersebut.

“Semoga Prof. Yusril dapat terus menginspirasi dan memberikan keteladanan, terutama bagi generasi muda,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Penerbitan Buku, Hafid Abbas, menuturkan bahwa delapan buku yang diluncurkan hari ini semakin memperkaya Yusril Ihza Mahendra’s Collections yang telah diresmikan pada 25 Agustus 2025.

“Koleksi ini semua bukan sekadar matematika, bukan sekadar simbol moral, tetapi merupakan harmoni pribadi, harmoni sosial, dan keselarasan dengan alam semesta,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini menjadi penanda 70 tahun perjalanan hidup dan pengabdian Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, sekaligus peluncuran delapan karya yang merekam jejak pemikiran, perjuangan, dan kontribusinya bagi bangsa dan negara.

Adapun delapan buku tersebut meliputi autobiografi, kajian pemikiran politik dan hukum, kumpulan putusan landmark, refleksi akademik, hingga novel biografis, yakni: The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra dan Testimoni Kolega; The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra; Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia; Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokrasi; Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Keadilan yang Memulihkan; The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra; Lebih Dekat dengan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Pandangan Tokoh dan Sahabat; Di Mana Bumi Dipijak: Novel Biografi.

Red~ IKN

Source: Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi