Atlet boccia Indonesia Gischa Zayana akan menggunakan bonus ASEAN Para Games 2025 untuk investasi jangka panjang yang dapat digunakan di masa depan.
Gischa bersyukur bahwa keringatnya membela tim Merah Putih selama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut kini memperoleh apresiasi dari pemerintah berupa bonus.

“Alhamdulillah senang, pas di momen Lebaran. Bonus ini mau dipakai buat investasi jangka panjang, buat masa depan. Terima kasih atas apresiasinya,” ujar Gischa dalam keterangan resmi NPC Indonesia, Rabu.
Gischa total telah menggondol dua emas pada cabang boccia yang menjadi cabang unggulan bagi Indonesia.
Senada dengan Gischa, atlet para atletik Taufik Abdul Karim bersyukur memperoleh bonus bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Atlet peraih tiga medali emas untuk klasifikasi T10 ini merasa senang dengan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah.
Pemberian penghargaan yang diterima jelang momen hari raya Idul Fitri membuat para atlet bisa tersenyum. Atlet Boccia, Gischa Zayana, mengaku sudah memiliki gambaran terkait penggunaan bonus tersebut.
“Kaget, sih, tiba-tiba bonus cair. Alhamdulillah senang sekali. Insyaallah akan digunakan untuk investasi dan masa depan anak-anak,” kata Taufik.
Penghargaan dari pemerintah ini membuatnya lebih termotivasi untuk meraih prestasi dalam ajang ASIAN Para Games 2026. Ia akan datang sebagai debutan, seperti halnya saat bertanding di ASEAN Para Games 2025.
“Tentunya menambah semangat untuk berprestasi lebih baik lagi. Saya akan berlatih lebih maksimal dan mengikuti arahan dari pelatih,” tutur Taufik.
Sebelumnya pemerintah telah menyalurkan bonus untuk atlet yang telah mendulang medali di ASEAN Para Games 2025.
Tim Merah Putih total mendulang 135 medali emas, 143 medali perak dan 114 medali perunggu. Torehan tersebut telah melampaui target yang ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perjuangan para atlet sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh insan olahraga di Indonesia untuk terus berprestasi,” kata Menpora Erick Thohir.
****









