Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Internasional

China Bermitra dengan ASEAN Prioritaskan Perdamaian, Pembangunan

badge-check


					China Bermitra dengan ASEAN Prioritaskan Perdamaian, Pembangunan Perbesar

Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Rabu menegaskan kembali komitmen Beijing untuk meningkatkan kerja sama dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dengan menekankan pentingnya perdamaian dan pembangunan regional.

Penguatan kerja sama China-ASEAN disebutnya penting untuk menanggapi tantangan dan ketidakpastian global, juga untuk mengupayakan kesejahteraan rakyat di kawasan.

“Bersama-sama, mari kita menjadi jangkar perdamaian dan pembangunan regional serta global,” kata Wang dalam pertemuan dengan 11 menlu anggota ASEAN di Manila.

Wang mengatakan China telah mencapai konsensus yang signifikan dengan delapan negara ASEAN tentang pembangunan komunitas bilateral untuk kepentingan bersama, dan meletakkan fondasi yang lebih kokoh untuk pembangunan komunitas kepentingan bersama China-ASEAN yang lebih erat.

Pertemuan ASEAN-China ini berlangsung di tengah ketegangan antara Beijing dan Manila terkait bentrokan antara pelaut Filipina dan Penjaga Pantai China di perairan sengketa Second Thomas Shoal—yang dikenal sebagai Ren’ai Jiao di China dan Ayungin Shoal di Filipina.

Mencatat bahwa volume perdagangan bilateral ASEAN-Tiongkok melebihi 1 triliun dolar AS pada 2025, Wang mengatakan Beijing telah meluncurkan visa ASEAN untuk memudahkan dan meningkatkan konektivitas antarmasyarakat.

“Hubungan budaya dan antarmasyarakat antara kedua belah pihak semakin erat. Perjalanan hubungan kita sekali lagi menunjukkan bahwa rasa saling menghormati dan saling percaya adalah dasar untuk hubungan bertetangga yang baik,” tuturnya.

Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina, yang diwakili Menlu Maria Theresa P Lazaro, mengatakan kedua belah pihak telah menegaskan kembali komitmen mereka terhadap Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-China yang “praktis, berwawasan ke depan, dan saling menguntungkan”.

“Kami menyoroti kerja sama kami di bawah Rencana Aksi ASEAN-China, termasuk memerangi kejahatan transnasional, memperkuat integrasi ekonomi melalui Protokol Peningkatan FTA ASEAN-China 3.0, dan mempromosikan kerja sama ekonomi digital,” tulis Lazaro di platform media sosial X.

Kedua pihak juga bertukar pandangan tentang berbagai isu regional dan internasional dalam mendukung perdamaian, stabilitas, dan pembangunan berkelanjutan, tambahnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Indonesia Juara Umum Kompetisi Olahraga-Budaya ISCG 2026 di Pakistan

10 Oktober 2026 - 05:03 WITA

Bos IMF Ngomel ke Negara-Negara Maju, Utang Dunia Bakal 100% PDB

8 Oktober 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Internasional