Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Parlemen

Blackout Sumatra, Ketua DPD Dorong Cadangan Listrik UPS di Daerah

badge-check


					Blackout Sumatra, Ketua DPD Dorong Cadangan Listrik UPS di Daerah Perbesar

Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendorong adanya cadangan listrik dalam bentuk Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan daya dan skala yang cukup di setiap daerah. Hal ini menyikapi peristiwa pemadaman massal (blackout) di wilayah Sumatra.

Menurut Sultan, PLN setempat dapat mengalihkan sumber energy listrik lokal melalui cadangan listrik dalam bentuk UPS ketika ada gangguan serius pada transmisi listrik regional.

“Terutama pada fasilitas publik yang vital seperti rumah sakit, lembaga keuangan dan industri manufaktur yang membutuhkan suplai listrik secara full. Tentunya kita semua tidak ingin peristiwa mati lampu menganggu proses pelayanan publik dan menganggu stabilitas sosial ekonomi masyarakat di daerah,” kata Sultan dalam keterangan resmi, Minggu (24/5/2026).

Sultan juga mendorong agar PT PLN bersama Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) untuk segera memulihkan pemadaman listrik yang terjadi masif di wilayah Sumatera secara menyeluruh. Pemadaman listrik yang terjadi selama puluhan jam, kata Sultan, sangat menganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat di daerah.

“Tentunya kami sangat prihatin dengan peristiwa pemadaman listrik yang terjadi. Kami mengapresiasi respon cepat PLN bersama Kementerian ESDM terus berkoordinasi guna memastikan pasokan listrik kembali pulih,” ujar Sultan.

Mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu mendorong agar pemerintah bersama PLN untuk melakukan evaluasi terhadap sistem elektrifikasi Indonesia agar lebih adaptif terhadap anomali cuaca ekstrem dan lebih safety dari ancaman bencana alam di daerah.

“Peristiwa ini menjadi alarm bagi kita agar pemerintah dan PLN perlu secara bertahap segera melakukan shifting pada sumber pembangkit listrik alternatif, termasuk pola distribusi listrik di pulau-pulau besar yang bersifat regional, seperti Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua,” kata dia.

Ketua DPD RI ke-6 itu juga mengapresiasi masyarakat regional Sumatra tetap tenang dan mendukung proses pemulihan yang dilakukan oleh PLN.

“Kami juga mengapresiasi pihak keamanan baik TNI maupun Kepolisian turut melakukan pengamanan di daerah-daerah terdampak pemadaman listrik,” tutur dia.

Pemadaman listrik massal terjadi di Sumatra pada Jumat (22/5) sejak pukul 18.44 WIB. Menurut PLN, blackout terjadi di Sumatra disebabkan oleh cuaca buruk yang kemudian berdampak pada sebagian sistem kelistrikan Sumatra.

Direktort Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengerahkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout atau pemadaman listrik massal di sejumlah wilayah di Sumatra pada Jumat (22/5/2026).

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan, tim Dittipidter Bareskrim diterjunkan ke titik putus sambungan Sutet 175-176 Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi pada Minggu (24/5).

“Tim polisi menyelidiki penyebab blackout yang terjadi di beberapa wilayah Sumatra,” kata Irhamdi dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara belum ditemukan indikasi adanya kesengajaan yang menyebabkan pemadaman listrik massal di wilayah Sumatra. “Sejauh ini belum ditemukan indikasi kesengajaan manusia dalam putusnya konduktor itu,” ungkapnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual

18 Oktober 2026 - 04:52 WITA

Komisi XII DPR Soroti Kelangkaan BBM

16 Oktober 2026 - 02:17 WITA

Rikwanto: Polisi Harus Jadi Pelindung, Bukan Sosok yang Ditakuti Masyarakat

14 Oktober 2026 - 05:49 WITA

RUU SDI Disahkan, Ledia Hanifa: Data Milik Indonesia, Diatur dan Dijaga di Dalam Negeri

12 Oktober 2026 - 05:08 WITA

MPR-RI: Skor Integritas Pendidikan Naik, tapi Kecurangan Akademik Harus Segera Dibongkar

9 Oktober 2026 - 05:59 WITA

Trending di Warta Parlemen