Nias Utara – Keterisoliran infrastruktur jalan dan jembatan berdampak langsung pada dunia pendidikan di Dusun 8 Desa Umbubalodano. SD Negeri 078426 Sanawuyu kini hanya menyisakan puluhan siswa akibat mayoritas penduduk memilih merantau.
Dona Dona Ziliwu warga Dusun 8 Desa Umbubalodano mengungkapkan wilayahnya belum pernah merasakan pembangunan jalan dan jembatan dari pemerintah daerah. Jembatan yang ada saat ini merupakan peninggalan era pasca bencana gempa.

“Jalan dan jembatan belum pernah merasakan perhatian berupa pembangunan dari pemerintah daerah. Jembatan yang ada sekarang ini peninggalan era pasca bencana gempa,” ujar Dona-Dona, Jumat 25 September 2026.
Untuk akses listrik, ia mengakui jaringan PLN sudah masuk dan menjangkau wilayah tersebut. Namun secara umum warga merasa belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan karena minimnya infrastruktur dasar.
Dampak keterbatasan akses jalan membuat warga kesulitan mengangkut dan memasarkan hasil bumi. Kondisi tersebut memicu gelombang migrasi besar-besaran.
“Sekitar 75 persen lebih penduduk memilih pergi merantau keluar daerah untuk mencari penghidupan yang lebih baik,” katanya.
Perpindahan penduduk tersebut berdampak langsung pada menurunnya tingkat kelahiran serta menyusutnya jumlah siswa secara drastis di SDN Sanawuyu.
Jumlah siswa terus menurun hingga kini hanya tersisa puluhan orang. Selain jumlah yang menyusut, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) juga terkendala.
Siswa sering terlambat saat hujan karena jalan rusak dan harus melepas sepatu sebelum masuk kelas. Lingkungan sekolah juga sering mengalami banjir saat hujan deras.
Saat ini sekolah tersebut memiliki 12 orang tenaga pengajar yang terdiri dari 2 PNS/ASN, 5 P3K, 2 paruh waktu, dan 2 tenaga honorer.
Guru SD Sanawuyu Adizaro Zai memohon perhatian dari pemerintah daerah hingga Presiden Prabowo Subianto untuk membenahi akses jalan serta membangun saluran drainase agar banjir tidak lagi mengganggu KBM.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat untuk segera merealisasikan pembangunan jalan dan jembatan guna membuka keterisoliran wilayah tersebut.
****









