Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Daerah

KKN 79 UIN Alauddin Gelar Skrining Hipertensi bagi Warga Bontomarannu Takalar

badge-check


					KKN 79 UIN Alauddin Gelar Skrining Hipertensi bagi Warga Bontomarannu Takalar Perbesar

Sulsel, infokatulistiwanews.com – Mahasiswa KKN Reguler Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar menggelar skrining hipertensi bagi masyarakat Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, warga menjalani pemeriksaan tekanan darah dan mendapat penjelasan mengenai hasil pemeriksaan. Mahasiswa juga memberikan edukasi sederhana terkait hipertensi, termasuk pentingnya menjaga pola makan, memperbanyak aktivitas fisik, dan menerapkan pola hidup sehat.

Rifqah Mawarni, salah mahasiswa KKN Reguler Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini hipertensi.

“Melalui skrining ini, kami ingin membantu masyarakat mengetahui kondisi tekanan darahnya sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara rutin. Kami juga berharap edukasi yang diberikan dapat mendorong warga untuk lebih memperhatikan pola makan dan pola hidup sehat,” ujar Rifqah dalam keterangan tertulis.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Pemeriksaan tekanan darah membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai risiko hipertensi yang dapat muncul tanpa disertai gejala yang dirasakan secara langsung.

Rifqah berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan skrining, tetapi dapat dilanjutkan secara berkala melalui kolaborasi pemerintah desa, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan Posyandu di setiap dusun.

“Semoga pemeriksaan serupa dapat dilakukan secara berkala dengan melibatkan pemerintah desa, kader kesehatan, dan tenaga kesehatan setempat,” imbuhnya.

Melalui skrining ini, mahasiswa KKN 79 UIN Alauddin berupaya menghadirkan langkah preventif yang sederhana dan mudah dilakukan, sekaligus mendorong masyarakat Desa Bontomarannu agar lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Protes Tambang Galian C, Warga Puncu Kediri Keluhkan Jalan Rusak dan Sulit Air

13 Oktober 2026 - 04:27 WITA

GAMKI Mengabdi 2026 Layani 120 Lansia di Itawaka, Dorong Deteksi Dini Penyakit

11 Oktober 2026 - 04:56 WITA

Trending di Warta Daerah