Menu

Mode Gelap
Jembatan Keruhbehet Sirampog Rusak, Warga Sakit Terpaksa Ditandu karena Mobil Tak Bisa Melintas Dari Kegelisahan Jadi Gerakan: Kisah Inspiratif Anak Muda Kalbar Bangun Distrik Integritas Cerita Hengky Tornando-Baby Zelvia dari Cinlok Awet 34 Tahun Pernikahan Tidak Ada Toleransi, Presiden Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Pelaku Karhutla Kortastipidkor Polri Sita Lahan Rp 4,8 Triliun di Bali Mengenal Lebih Jauh Ritual Tiwah

Warta Utama

Kisah Savia, Sinden Cilik Penyandang Disabilitas yang Tampil di Istana Negara

badge-check


					Kisah Savia, Sinden Cilik Penyandang Disabilitas yang Tampil di Istana Negara Perbesar

Semangat berkesenian mengantarkan Sinden Cilik Savia Awliya Rahmawati tampil di Istana Negara saat peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Remaja asal Tangerang Selatan membuktikan keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi sekaligus melestarikan budaya Nusantara melalui seni tradisional.

Savia mulai tertarik pada pewayangan ketika duduk di kelas enam setelah menonton wayang melalui YouTube saat menunggu jemputan.

“Awalnya itu saya di kelas 6 akhir, saya mulai tertarik pada dunia pewayangan sampai cita-cita saya itu ingin jadi dalang. Cuma karena keterbatasan fisik, kalau jadi dalang itu harus memerlukan 2 tangan dan 2 kaki. Jadi, saya beralih. Karena saya dari kecil itu hobi nyanyi, jadi saya mencoba belajar sinden“ ujar Savia yang bulan Desember nanti genap berusia 15 tahun.

Ayah Savia, Sawung, mengaku sempat terkejut melihat ketertarikan putrinya terhadap wayang, namun kemudian mendukung dengan mencarikan guru sinden. Menurut Sawung, Safia awalnya ingin belajar mendalang, tetapi keterbatasan fisik membuat keluarga mengarahkan kemampuan bernyanyinya menjadi seni persindenan.

Latihan sinden dimulai pada 2024 dengan mempelajari langgam Jenang, kemudian Safia mengembangkan kemampuan melalui latihan dan kesempatan tampil. Undangan tampil di Istana Negara awalnya dirahasiakan, sebelum keluarga mendapat konfirmasi pertengahan Juli untuk mengikuti persembahan spesial anak bangsa.

Safia mengaku bangga dan haru karena kesempatan tersebut membuatnya dapat mewakili penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan tanpa batas.

”Haru ya bang, ga bisa diungkapkan dengan kata-kata. Karena saya sebagai penyendang disabilitas mampu mewakili saudara-saudara disabilitas (di luar sana untuk menunjukkan bahwa disabilitas juga mampu bekerja tanpa batas,” ujar Savia, seperti dikutip Sabtu (12/9/2026).

Prestasinya meliputi sejumlah juara tingkat nasional dan provinsi, serta menjadi bintang tamu sinden cilik pada pagelaran wayang kulit. Savia berpesan kepada teman-teman jangan minder harus percaya diri, menggali potensi, dan yakin Tuhan tidak pernah gagal menciptakan manusia.

Ke depan, Safia bercita-cita berkeliling dunia membawa misi budaya, sekaligus bernyanyi dan mengenalkan seni tradisional Indonesia kepada masyarakat.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Kegelisahan Jadi Gerakan: Kisah Inspiratif Anak Muda Kalbar Bangun Distrik Integritas

19 September 2026 - 04:31 WITA

Pernah Disoroti KPK-RI Karena Diduga Langgar Aturan, Satgas PKH Didesak Tutup Aktivitas PT Permata Mulya Agung

9 September 2026 - 14:45 WITA

Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

3 September 2026 - 06:33 WITA

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Trending di Warta Utama