Maudy Ayunda, sosok multitalenta yang dikenal sebagai aktris, penyanyi, dan aktivis, kini semakin menunjukkan kiprahnya di dunia bisnis melalui merek perawatan kulitnya, From This Island. Dalam langkah terbarunya, Maudy Ayunda menjalin kerja sama riset strategis dengan Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), menandai komitmennya terhadap inovasi produk kecantikan berbasis bahan alami Indonesia.
Kemitraan ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekolah Farmasi ITB dan PT Inovasi Alam Nusantara, perusahaan di balik merek From This Island, pada 14 November 2023. Acara penandatanganan berlangsung di Auditorium CC Timur ITB, dengan Maudy Ayunda hadir langsung sebagai Co-Founder From This Island. Tujuan utama kolaborasi ini adalah untuk mendukung pemanfaatan kekayaan alam Indonesia dalam pengembangan serta produksi kosmetik.

Kolaborasi ini mencerminkan keinginan kuat untuk menggali potensi sumber daya alam lokal, guna menciptakan produk perawatan kulit yang berkualitas dan bermanfaat optimal bagi konsumen.
1. Perjalanan Riset dan Pengembangan Bahan Lokal
Fokus utama dari kerja sama ini adalah pembangunan program riset dan pengembangan ekstrak lokal secara lebih mendalam. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan kualitas dan manfaat bahan-bahan yang digunakan dalam formulasi produk perawatan kulit.
Sebagai bagian dari kunjungannya ke ITB, Maudy Ayunda juga diajak berkeliling kampus dan mengunjungi beberapa laboratorium di Sekolah Farmasi. Ia meninjau Laboratorium Mikrobiologi Farmasi dan Bioproses, Kimia Farmasi dan Instrumen, serta Kimia Medisinal, tempat para mahasiswa melakukan praktikum.
Tak hanya itu, Maudy Ayunda turut memberikan kuliah tamu dengan topik “Challenges in Natural Ingredient Development for Cosmetic Application”. Dalam sesi tersebut, ia membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan produk kosmetik menggunakan bahan alam yang aman dan efektif.
2. Paten Bersama dari Tanaman Nyamplung
Puncak dari kolaborasi riset ini terlihat pada 7 Juli 2026, ketika Maudy Ayunda bersama Fakultas Farmasi ITB secara resmi mengajukan paten bersama. Paten tersebut diajukan untuk inovasi produk kosmetik yang berasal dari tanaman nyamplung atau tamanu.
Kerja sama riset yang telah berlangsung sejak tahun 2023 ini melibatkan berbagai tahapan teknis yang kompleks. Direktur Riset dan Inovasi (DRI) ITB, Prof. Dr. apt. Elfahmi, menjelaskan bahwa prosesnya mencakup standardisasi bahan baku, metode ekstraksi, hingga pemurnian polifenol tamanu. Tim riset juga memanfaatkan calophyllolide sebagai bahan aktif utama dalam formulasi produk kecantikan tersebut.
Keberhasilan pengajuan paten ini menjadi bukti nyata bahwa hasil penelitian yang dilakukan di lingkungan kampus memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi industri. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dari perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi signifikan jika dikelola melalui tahapan pengembangan yang tepat.
3. Kiprah Maudy Ayunda: Dari Pendidikan Hingga Bisnis
Ayunda Faza Maudya, atau yang lebih dikenal luas sebagai Maudy Ayunda, merupakan sosok yang dikenal sebagai aktris, penyanyi-penulis lagu, aktivis, model, wirausahawan, dan penulis berkebangsaan Indonesia. Lahir di Jakarta pada 19 Desember 1994, ia adalah putri sulung dari pasangan Didit Jasmedi R. Irawan dan Muren Murdjoko, serta memiliki seorang adik perempuan bernama Amanda Khairunnisa. Pada Mei 2022, Maudy Ayunda menikah dengan Jesse Jiseok Choi, seorang pengusaha keturunan Korea-Amerika yang ditemuinya saat menempuh pendidikan magister di Stanford Graduate School of Business.
Ketertarikan Maudy pada buku dan pendidikan sudah terlihat sejak usia dini, di mana ia sudah mampu membaca pada usia tiga tahun. Setelah menempuh pendidikan dasar di SD Al-Azhar dan Sekolah Interkultural Mentari, ia melanjutkan SMA di British School Jakarta, bahkan pernah menjabat sebagai ketua OSIS. Pendidikan sarjananya diselesaikan di Universitas Oxford, Inggris, mengambil jurusan Philosophy, Politics, and Economics (PPE) dan lulus pada tahun 2016 dengan predikat setara Magna Cum Laude. Pada tahun 2019, Maudy diterima di dua universitas ternama dunia, Harvard dan Stanford, dan memilih Stanford untuk gelar S2-nya, lulus pada tahun 2021 dengan gelar ganda Administrasi Bisnis (M.B.A.) dan Pendidikan (M.A.).
Karier Maudy di dunia hiburan dimulai pada usia 11 tahun, membintangi film “Untuk Rena” pada tahun 2005 dan meraih penghargaan Aktris Utama Terpilih di Festival Film Jakarta 2006. Ia juga merilis album debut “Panggil Aku…” pada tahun 2011 dan sering mengisi lagu tema untuk film-filmnya. Prestasi Maudy juga diakui secara global, masuk dalam daftar Forbes Asia 30 Under 30 pada tahun 2021 dan Forbes Indonesia 30 Under 30 pada tahun 2020 dalam kategori Art, Style, and Entertainment. Pada Maret 2022, ia dipercaya sebagai juru bicara pemerintah Indonesia untuk presidensi KTT G20.
Selain itu, Maudy juga seorang penulis, dengan buku kumpulan dongeng anak “A Forest of Fables” yang dirilisnya pada usia 10 tahun, di mana hasil penjualannya disumbangkan untuk korban tsunami Aceh. Ia juga aktif mendirikan yayasan untuk memberikan beasiswa kepada pelajar Indonesia dan sering menjadi pembicara di berbagai forum nasional maupun internasional.
****









