Menu

Mode Gelap
Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan Iduladha Bersama Presiden Prabowo Berkah Iduladha, Rusdi Raup Rezeki Kertas Bekas Alas Salat Id KPK ungkap Harno Trimadi terima gratifikasi dari kepala Balai Kemenhub Wapres Gibran sapa masyarakat usai shalat Idul Adha di Masjid Istiqlal Presiden Prabowo Sampaikan Taklimat kepada Seribu Perwira Siswa TNI dan Polri Mantan Bupati Taliabu Aliong Mus Jadi Tersangka Korupsi Pembangunan Rumah Dinas Senilai Rp17,5 M

Warta Daerah

Jembatan putus akibat banjir, 2 desa di Kulawi Sigi Sulteng terisolir

badge-check


					Jembatan putus akibat banjir, 2 desa di Kulawi Sigi Sulteng terisolir Perbesar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendata ada dua desa yakni Mataue dan Boladangko, Kecamatan Kulawi, terdampak banjir dan hingga saat ini wilayah tersebut masih terisolir.

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto mengatakan untuk di Desa Mataue terdapat satu jembatan penghubung Desa Bolapapu, Dusun 1, menuju Desa Mataue, Dusun 2, terputus.

“Akses yang bisa dilalui hanya dengan berjalan kaki dan aktivitas sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) di Dusun 2 terhambat akibat jembatan putus tersebut,” kata Asbudianto di Palu, Senin (18/5/2026).

Ia mengemukakan terdapat 16 orang kelompok rentan masih terisolir di Dusun 2 Desa Mataue, terdiri dari balita (4), lansia (9), dan disabilitas (3).

Sedangkan di Desa Boladangko akses jalan menuju fasilitas umum seperti kantor desa, Sekolah Dasar (SD), TK, dan gereja mengalami hambatan akibat tertutup material banjir.

“Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi disebabkan banjir tersebut, namun kebutuhan mendesak seperti alat berat untuk membersihkan sisa material banjir serta pembuatan jembatan darurat dan bronjong,” ucapnya.

Ia menuturkan hingga saat ini aktivitas masyarakat di Dusun 2 Desa Mataue masih terganggu disebabkan jembatan penghubung terputus.

“Untuk aparat Desa Boladangko bersama masyarakat setempat sudah melakukan pembersihan material secara mandiri agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” sebutnya.

Menurut dia, saat ini akses jalan di Desa Boladangko sudah dapat dilalui kendaraan bermotor apabila kondisi arus sungai dalam keadaan normal.

Sementara itu Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae menyebutkan sudah memerintahkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan BPBD setempat untuk membersihkan sisa material banjir di dua desa tersebut.

“Sudah saya minta alat berat untuk pembuatan jembatan darurat termasuk bronjong di Kulawi agar tidak terjadi banjir susulan di daerah tersebut,” kata Rizal.

Diketahui banjir tersebut terjadi pada Minggu (17/5) dini hari akibat debit air sungai di Desa Mataue dan Desa Boladangko meningkat, sehingga menyebabkan satu jembatan penghubung antar dusun di Desa Mataue terputus.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tatkala Dugaan Korupsi Menggurita di Diskes Bartim, APH Didesak Segera Usut Tuntas

26 Mei 2026 - 03:10 WITA

Jelang Puncak Waisak 2570 BE di Borobudur, Ribuan Warga Dapat Layanan Pengobatan dan Kacamata Gratis

24 Mei 2026 - 05:52 WITA

Harga Plastik Naik hingga 100 Persen, Pelaku UMKM Kelimpungan

23 Mei 2026 - 09:03 WITA

Menkum: Presiden tekankan keadilan harus dirasakan masyarakat

21 Mei 2026 - 03:01 WITA

300 ASN di DPRD Riau Dipindahkan Imbas Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif

20 Mei 2026 - 02:52 WITA

Trending di Warta Daerah