Menu ✖

Mode Gelap
Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Dua Tahun Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri Tanamkan Cinta Bahari Sejak Dini, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 Sambut Kunjungan Pelajar di Nunukan Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara Kejati Sultra Tetapkan Karo Ekonomi Tersangka Korupsi Jamuan Rp4,2 Miliar

Warta Entertainment

Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi

badge-check


					Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Perbesar

 

Ada fakta mengejutkan di balik serangan fitnah yang menimpa Rossa belakangan ini. Ternyata, serangan tersebut diduga kuat bukan sekadar ketidaksukaan personal, melainkan sebuah gerakan yang terorganisir untuk mendapatkan keuntungan finansial lewat modus clickbait dan afiliasi jualan.

Hal ini terungkap saat Rossa memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). Manajemennya menemukan pola di mana nama besar Rossa diseret dalam narasi negatif hanya untuk memancing klik dari netizen yang kemudian diarahkan ke link belanja tertentu.

“Mengganggu sih, mengganggu. Tapi maksudnya kalau buat aku mungkin bukan personal ya, karena orang kan kalau ngomongin orang lain itu udah biasa. Tapi manajemen saya tuh bilang bahwa ‘Kok ini malahan ada banyak buzzer, ada banyak clipper-clipper gitu yang kemudian diberikan link-link untuk afiliasi’,” ujar Rossa saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Hari Jumat (17/4/2026).

“Jadi semacam clickbait. Clickbait-nya kayak menjelek-jelekkan Rossa gitu, tapi link-nya adalah untuk jualan mereka pribadi. Kan itu tidak sehat,” sambung Rossa.

Rossa menyayangkan tindakan oknum-oknum tersebut yang memanfaatkan fitnah sebagai ladang penghasilan. Ia merasa miris jika tindakan seperti ini dibiarkan begitu saja tanpa ada efek jera bagi para pelakunya. Terlebih, identitas Rossa dicatut dalam konten yang sama sekali tidak benar.

“Dan aku berpikir ‘Iya juga ya’. Anak aku pun nanti akan besar, anak-anak kita semua juga akan besar gitu. Jangan sampai hal seperti ini menjadi norma. Bahwa menjelekkan orang itu ya nggak apa-apa, ‘ini kan media sosial saya’. Tapi kan yang dipakai nama orang lain. Kalau kamu mau menjelekkan namamu sendiri silakan. Tapi ini kan nama orang lain,” katanya.

Ternyata, Rossa tidak sendirian dalam menghadapi masalah ini. Ia sempat berdiskusi dengan sesama rekan artis seperti BCL (Unge) dan Maia Estianty yang ternyata juga mengalami pola serangan serupa di media sosial.

“Sampai kita berpikir bahwa ‘Oh ini bukan individual, oh ini terorganisir’. Karena kan kalau memakai buzzer artinya ada orang yang mendanai dan lain sebagainya. Dan aku ngobrol sama teman-teman aku, kayak sama sama Unge, sama Maia gitu. Kita ngobrol, ‘Oh gue juga nih Kak, digini-giniin, gue dibilangnya gini-gini dan dijadikan berita’,” katanya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia

20 Oktober 2026 - 03:34 WITA

Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya

17 Oktober 2026 - 03:40 WITA

Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

15 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Artis yang Tak Tinggal Diam soal Karhutla Kalimantan: Nana Mirdad Murka, Luna Maya Buka Donasi

13 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Sinopsis Empat Musim Pertiwi, Film Putri Marino yang Terpilih Mewakili Indonesia di Oscar

11 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Trending di Warta Entertainment