Menu

Mode Gelap
Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

Serba Serbi

Malu-malu tapi Ceria, Intip Aksi Calon Pengantin Lakukan Tepuk Sakinah

badge-check


					Malu-malu tapi Ceria, Intip Aksi Calon Pengantin Lakukan Tepuk Sakinah Perbesar

Sebanyak enam pasangan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu, mengikuti bimbingan perkawinan dengan cara yang unik.

Para peserta diminta melakukan “Tepuk Sakinah” sebagai bagian dari pembekalan membangun rumah tangga. Sejumlah materi tentang membangun keluarga sakinah diberikan oleh petugas KUA dalam suasana yang santai.

Mereka tampak menyimak dengan saksama, sesekali tersenyum tersipu saat petugas memberikan contoh materi yang diselingi humor.

Usai menerima pembekalan, para pasangan menggelar “Tepuk Sakinah”. Terlihat para calon pengantin ceria bercampur malu-malu saat bernyanyi sambil bertepuk tangan mengikuti arahan petugas.

Inisiasi Kemenag untuk Kebahagiaan Catin

Kepala KUA Nasal yang juga menjabat sebagai Plt. KUA Maje, Saugus Mariade Fusda, menyatakan bahwa bimbingan ini merupakan kegiatan rutin bagi setiap pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Mengenai metode “Tepuk Sakinah”, Saugus menjelaskan bahwa gerakan tersebut merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk para calon pengantin.

“Iya, tepuk tangan Sakinah ini memang diinisiasi oleh Kemenag RI untuk catin. Namun di lapangan kami modifikasi lagunya, tetapi tujuannya tetap sama, memberi kebahagiaan menuju keluarga sakinah,” ujar Saugus, Selasa (31/3/2026).

Simbol Cinta dan Kebahagiaan Dalam sesi tersebut, enam pasang pengantin bernyanyi sambil bertepuk tangan dengan gerakan yang telah dimodifikasi. Para pengantin juga sesekali menyatukan kedua tangan yang membentuk lambang hati sebagai simbol cinta.

Kegiatan ini diharapkan dapat mencairkan ketegangan para calon pengantin menjelang hari pernikahan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebahagiaan dalam membina rumah tangga di masa depan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi