Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Utama

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI

badge-check


					Setetes Darah, Sejuta Harapan: Babinsa Sidan Kawal Bakti Sosial Donor Darah PMI Perbesar

Selasa (24/3/2026) Dalam rangka meningkatkan kepedulian sosial serta membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, PMI Kabupaten Gianyar menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah di Balai Banjar Jagaperang, Desa Sidan.

Kegiatan kemanusiaan ini mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan, di antaranya Babinsa Desa Sidan Serka I Wayan Mardika bersama Bhabinkamtibmas Desa Sidan Aiptu Dewa Nyoman Oka Yasa yang turut hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir sebagai unsur pengamanan, namun juga berperan aktif dalam membantu kelancaran jalannya kegiatan, mengatur antrean peserta, serta memberikan motivasi kepada warga agar tidak ragu mendonorkan darahnya. Kehadiran aparat di tengah kegiatan sosial ini turut membangun rasa aman, tertib, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Gianyar diawali dengan beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para pendonor guna memastikan keamanan dan kelayakan donor. Tahap pertama adalah pengisian blangko atau formulir pendaftaran, di mana calon pendonor mencantumkan identitas serta riwayat kesehatan sebagai dasar pemeriksaan awal. Setelah itu, petugas medis melakukan pengecekan tekanan darah (tensi) untuk memastikan kondisi fisik pendonor dalam keadaan stabil.

Tahap berikutnya adalah pemeriksaan kadar hemoglobin (HB) untuk mengetahui apakah kadar sel darah merah pendonor berada pada batas normal. Apabila hasil pemeriksaan dinyatakan memenuhi syarat, pendonor kemudian memasuki tahap pelaksanaan donor darah, yaitu proses pengambilan darah yang dilakukan oleh tenaga medis secara steril dan sesuai prosedur kesehatan.

Melalui tahapan tersebut, kegiatan donor darah tidak hanya menjamin keselamatan pendonor, tetapi juga memastikan darah yang terkumpul aman dan layak digunakan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI yang sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi darurat maupun pelayanan medis rutin.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan bingkisan sembako kepada 10 pendonor pertama yang berhasil lolos skrining kesehatan dan menyelesaikan proses donor. Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan

19 Oktober 2026 - 02:57 WITA

Muhammad Saidil, Bocah 9 Tahun Kayuh Sepeda 12 Km Demi Bawa Ayah Berobat ke RSUD Sigli

16 Oktober 2026 - 02:50 WITA

Cerita ABK KM Maulana Dianiaya, Dipukul hingga Disiram Air Panas

11 Oktober 2026 - 04:57 WITA

Presiden Prabowo: Pemerintah Tidak Menyerah dalam Membela Kebenaran, Keadilan dan Kepentingan Rakyat

7 Oktober 2026 - 03:23 WITA

SD Negeri Purwosari Sleman Sulap 600 Galon Bekas Jadi Kebun Sayur

2 Oktober 2026 - 07:16 WITA

Trending di Warta Utama