Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

BMKG Petakan 8 Provinsi Berstatus Waspada Hujan Lebat dan Petir Hari Ini

badge-check


					BMKG Petakan 8 Provinsi Berstatus Waspada Hujan Lebat dan Petir Hari Ini Perbesar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di delapan provinsi Indonesia pada hari ini, Selasa (3/2/2026).

Prakirawan BMKG Miftah Ali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi atmosfer tersebut.

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Berdasarkan data prakiraan cuaca, terdapat delapan wilayah yang masuk dalam kategori level peringatan untuk hujan lebat hingga sangat lebat:

Jawa Barat

Jawa Tengah

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Jawa Timur

Sulawesi Selatan

Nusa Tenggara Timur (NTT)

Papua

Papua Pegunungan

Potensi Hujan Petir dan Hujan Sedang di Kota Besar

Selain wilayah di atas, BMKG juga merilis daftar kota besar yang akan mengalami hujan dengan intensitas beragam. Berikut rinciannya:

Hujan Petir dan Sedang

Banjarmasin dan Kendari: Berpotensi mengalami hujan yang disertai kilat atau petir.

Semarang, Tanjung Selor, dan Merauke: Berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Hujan Ringan

Masyarakat di wilayah Medan, Padang, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Mamuju, Manokwari, Jayapura, Ambon, Nabire, dan Jayawijaya perlu mengantisipasi turunnya hujan dengan intensitas ringan.

Miftah menjelaskan bahwa dinamika atmosfer saat ini memicu pertumbuhan awan hujan. BMKG memantau sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Banten, Samudra Hindia barat Sumatera Utara, Samudra Pasifik utara Pulau Biak, dan daratan Australia bagian utara.

“Sirkulasi siklonik tersebut menginduksi terbentuknya konvergensi dan konfluensi di perairan barat Sumatera Utara, Samudra Hindia barat daya Banten, perairan utara Pulau Biak, Laut Arafuru, Laut Timur, serta sekitar sirkulasi siklonik tersebut,” ujar Miftah dalam keterangannya, dikutip dari laman resmi BMKG.

Kondisi tersebut menyebabkan penumpukan massa udara atau daerah konvergensi yang memanjang dari pesisir Sumatera Barat hingga Kalimantan dan Papua. Fenomena ini yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sepanjang jalur tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi