Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming menyebut kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi bukti nyata sekaligus mematahkan keraguan sejumlah pihak terhadap kelanjutan pembangunan IKN.
Saya kira kunjungan terakhir Pak Presiden ke IKN sudah cukup mematahkan beberapa keraguan terkait IKN. IKN tidak mangkrak, bukan kota hantu,” ujar Gibran saat berkunjung ke kantor B-Universe, Tangerang, Kamis (29/1/2026).

Gibran menjelaskan dirinya mengunjungi IKN pada akhir tahun lalu, disusul kunjungan Presiden Prabowo sekitar dua pekan kemudian untuk meninjau langsung progres pembangunan.
“Saya ke sana akhir tahun, dua minggu setelahnya Pak Presiden juga ke sana untuk meninjau progres pembangunan. Dari yang saya lihat, progresnya sudah sesuai dengan linimasa,” jelasnya.
Menurut Gibran, pekerjaan rumah pemerintah saat ini adalah mempercepat dan mengawal pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif yang ditargetkan rampung pada 2028. Selain itu, proses pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN juga terus berjalan.
Ia mengungkapkan Istana Wakil Presiden di IKN kini telah memasuki tahap akhir pembangunan. Dia telah memerintahkan stafnya untuk berkantor di IKN.
Gibran juga menyebut Kementerian PANRB mulai memproses pemindahan ASN secara bertahap. “Saya lihat ada sekitar 4.000 ASN yang akan dipindahkan tahun ini,” katanya.
Lebih lanjut, Gibran menilai pembangunan fasilitas telah menunjukkan kemajuan signifikan. Sejumlah bangunan komersial, fasilitas pendidikan mulai dari SD hingga perguruan tinggi, serta rumah sakit telah rampung dibangun.
“Rumah sakit peralatannya sudah masuk semua, kantor-kantor kementerian juga sudah berdiri. Kami bahkan sempat tinggal di rumah susun ASN dan menara ASN. Jadi saya kira progresnya sudah cukup baik,” pungkasnya.
****









