Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Alih Fungsi Lahan Jadi Faktor Longsor Bandung Barat, Wapres Minta Usut Cepat

badge-check


					Alih Fungsi Lahan Jadi Faktor Longsor Bandung Barat, Wapres Minta Usut Cepat Perbesar

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah daerah mengusut dugaan alih fungsi lahan yang menjadi pemicu longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

“Saya titip kepada wakil gubernur dan bupati terkait alih fungsi lahan, mohon segera ditindak,” ujar Gibran saat meninjau lokasi bencana, Minggu (25/1/2026).

Gibran juga memberikan arahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh unsur terkait, untuk turun langsung ke lapangan serta memberikan pendampingan intensif kepada masyarakat terdampak.

“Saya mohon maaf, tim sudah terjun ke lapangan. Kita doakan mereka dapat bekerja dengan baik,” katanya dilansir dari Antara.

Gibran menekankan pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan harus dilakukan secara optimal, bersamaan dengan langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya bencana serupa.

Terkait rencana relokasi, Wapres meminta proses sosialisasi dilakukan matang, dengan lokasi hunian sementara tidak jauh dari tempat asal maupun sumber mata pencaharian warga. Ia juga menekankan perhatian khusus kepada lansia, ibu menyusui, dan warga sakit agar bantuan tepat sasaran.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat menyebut alih fungsi lahan sebagai salah satu faktor penyebab longsor.

“Sudah bisa dilihat sekeliling ini kebun. Kebunnya pakai plastik, tanamnya pakai plastik, dan di atasnya kebunnya sudah naik ke puncak. Kita sudah bisa melihat faktornya apa,” kata Dedi.

Pemerintah provinsi berencana merelokasi seluruh hunian di kawasan terdampak dan mengembalikan lahan tersebut ke fungsi awal sebagai hutan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara