Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM) Universitas Pertahanan RI di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/1).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat pendidikan vokasi pertahanan yang adaptif terhadap kebutuhan negara sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia unggul di wilayah perbatasan.

Setibanya di kampus FVLM, Menhan Sjafrie menerima paparan dari Dekan FVLM mengenai kondisi kampus, pelaksanaan program pendidikan vokasi logistik militer, capaian akademik dan nonakademik kadet, serta rencana pengembangan sarana dan prasarana berbasis praktik.
Paparan tersebut menekankan peran strategis pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia pertahanan yang profesional dan terampil.
Usai menerima paparan, Menhan meninjau sejumlah fasilitas kampus, termasuk ruang perkuliahan, area praktik, serta fasilitas penunjang pendidikan dan pengasuhan kadet.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar, relevan dengan kebutuhan lapangan, serta menyeimbangkan teori dan praktik.
Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie memberikan motivasi kepada para kadet. Ia menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan semangat pengabdian sebagai landasan utama dalam menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.
“Kepada para Kadet FVLM Unhan RI, saya tekankan pentingnya disiplin, integritas dan semangat pengabdian sebagai fondasi menjadi insan pertahanan yang berkarakter, kompeten dan peduli pada bangsa,” tulisnya di akun Instagram pribadi.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan makan siang bersama kadet, yang menjadi sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan peserta didik.
****









