Menu

Mode Gelap
Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Sisa Kuota Internet Hangus, Dua Warga Wadul MK Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor ‘Suka Duka Tawa’: Saat Humor Menjadi Bahasa Rekonsiliasi Keluarga Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp40 M, Kejati Kalteng Geledah Kantor KPU Kotim

Warta Internasional

Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas

badge-check


					Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Perbesar

Kecelakaan maut terjadi di jalur kereta api Thailand ketika sebuah crane proyek kereta cepat yang didukung China roboh dan menimpa kereta penumpang, menyebabkan rangkaian tersebut keluar dari rel dan menewaskan sedikitnya 22 orang. Insiden ini terjadi di tengah pembangunan besar-besaran jaringan kereta cepat sebagai bagian dari proyek infrastruktur regional.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di Provinsi Nakhon Ratchasima, wilayah timur laut Thailand. Otoritas setempat menyatakan derek yang digunakan dalam pembangunan jalur kereta cepat tiba-tiba runtuh dan jatuh tepat ke atas kereta penumpang yang sedang melintas.

“Dua puluh dua orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka,” kata Kepala Kepolisian setempat di Nakhon Ratchasima, Thatchapon Chinnawong, kepada AFP.

Departemen hubungan masyarakat Provinsi Nakhon Ratchasima dalam pernyataannya menjelaskan, “Sebuah derek runtuh menimpa kereta sehingga menyebabkan kereta itu anjlok dari rel dan terbakar.”

Rekaman video langsung yang disiarkan media lokal memperlihatkan situasi kacau di lokasi kejadian. Petugas penyelamat terlihat bergegas mendekati rangkaian kereta berwarna cerah yang terguling di sisi rel, sementara asap tebal membubung dari puing-puing akibat benturan dan kebakaran.

Menurut otoritas provinsi, kereta penumpang tersebut sedang dalam perjalanan dari Bangkok menuju Provinsi Ubon Ratchathani.

Menteri Transportasi Thailand, Phiphat Ratchakitprakarn, mengatakan terdapat 195 orang di dalam kereta saat kecelakaan terjadi. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang masih berupaya mengidentifikasi para korban tewas.

Derek yang roboh itu diketahui merupakan bagian dari proyek pembangunan jaringan kereta cepat senilai US$5,4 miliar di Thailand. Proyek tersebut didukung oleh Beijing dan bertujuan menghubungkan Bangkok dengan Kunming di China melalui Laos pada 2028. Jalur ini merupakan salah satu proyek kunci dalam inisiatif infrastruktur global China yang dikenal sebagai “Belt and Road Initiative”.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Update Gunung Sampah Longsor, Korban Jiwa Bertambah-Puluhan Hilang

10 Januari 2026 - 05:51 WITA

Reaksi Keras Rusia hingga China Usai AS Tangkap Presiden Venezuela

5 Januari 2026 - 04:20 WITA

Presiden Korsel Kagumi Susi Pudjiastuti, Ingin Tiru Cara ‘Basmi’ Kapal China

26 Desember 2025 - 10:37 WITA

Alasan Sebenarnya Pesawat Dilarang Melintas di Atas Ka’bah

22 Desember 2025 - 13:55 WITA

Sosok WN China yang Palsukan Kewarganegaraan & Terpilih Jadi Wali Kota

24 November 2025 - 11:00 WITA

Trending di Warta Internasional