Menu ✖

Mode Gelap
Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

Warta Internasional

Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas

badge-check


					Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Perbesar

Kecelakaan maut terjadi di jalur kereta api Thailand ketika sebuah crane proyek kereta cepat yang didukung China roboh dan menimpa kereta penumpang, menyebabkan rangkaian tersebut keluar dari rel dan menewaskan sedikitnya 22 orang. Insiden ini terjadi di tengah pembangunan besar-besaran jaringan kereta cepat sebagai bagian dari proyek infrastruktur regional.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (14/1/2026) pagi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di Provinsi Nakhon Ratchasima, wilayah timur laut Thailand. Otoritas setempat menyatakan derek yang digunakan dalam pembangunan jalur kereta cepat tiba-tiba runtuh dan jatuh tepat ke atas kereta penumpang yang sedang melintas.

“Dua puluh dua orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka,” kata Kepala Kepolisian setempat di Nakhon Ratchasima, Thatchapon Chinnawong, kepada AFP.

Departemen hubungan masyarakat Provinsi Nakhon Ratchasima dalam pernyataannya menjelaskan, “Sebuah derek runtuh menimpa kereta sehingga menyebabkan kereta itu anjlok dari rel dan terbakar.”

Rekaman video langsung yang disiarkan media lokal memperlihatkan situasi kacau di lokasi kejadian. Petugas penyelamat terlihat bergegas mendekati rangkaian kereta berwarna cerah yang terguling di sisi rel, sementara asap tebal membubung dari puing-puing akibat benturan dan kebakaran.

Menurut otoritas provinsi, kereta penumpang tersebut sedang dalam perjalanan dari Bangkok menuju Provinsi Ubon Ratchathani.

Menteri Transportasi Thailand, Phiphat Ratchakitprakarn, mengatakan terdapat 195 orang di dalam kereta saat kecelakaan terjadi. Ia menambahkan bahwa pihak berwenang masih berupaya mengidentifikasi para korban tewas.

Derek yang roboh itu diketahui merupakan bagian dari proyek pembangunan jaringan kereta cepat senilai US$5,4 miliar di Thailand. Proyek tersebut didukung oleh Beijing dan bertujuan menghubungkan Bangkok dengan Kunming di China melalui Laos pada 2028. Jalur ini merupakan salah satu proyek kunci dalam inisiatif infrastruktur global China yang dikenal sebagai “Belt and Road Initiative”.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taiwan Lumpuh Diterjang Topan Champi, Ribuan Warga Dievakuasi

23 Oktober 2026 - 08:56 WITA

China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara

21 Oktober 2026 - 02:33 WITA

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Trending di Warta Internasional