Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Internasional

Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS New Orleans, terbakar di perairan Jepang

badge-check


					Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS New Orleans, terbakar di perairan Jepang Perbesar

Api mengamuk di kapal amfibi pengangkut pasukan Angkatan Laut AS itu dan baru berhasil dipadamkan pada Kamis (21/8/2025) setelah berlangsung selama lebih dari 12 jam.

Armada ke-7 AS dalam pernyataan resminya mengungkapkan dua pelaut mengalami luka ringan akibat kebakaran di dekat fasilitas angkatan laut White Beach, Pulau Okinawa.

“Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan… awak USS New Orleans akan tetap berada di kapal,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir AFP.

Kebakaran sempat memicu koordinasi darurat antara militer AS dan pihak Jepang. Menurut Penjaga Pantai Jepang, pada awalnya militer AS meminta bantuan Tokyo, lalu membatalkan permintaan tersebut, sebelum akhirnya kembali meminta dukungan sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Sebanyak empat kapal Jepang yang terdiri dari armada Penjaga Pantai, Angkatan Laut Jepang, serta kontraktor swasta diturunkan untuk membantu memadamkan api.

“Kapal-kapal tersebut bekerja sepanjang malam menyemprotkan air ke arah kapal AS,” kata juru bicara Penjaga Pantai Jepang, Tetsuhiro Azumahiga, kepada AFP.

USS New Orleans memiliki panjang 208,4 meter dengan bobot 24.433 ton. Kapal ini dirancang untuk mengangkut marinir, kendaraan tempur, helikopter, dan peralatan lainnya guna mendukung operasi militer amfibi.

Kebakaran itu menyoroti kembali sensitivitas keberadaan militer AS di Jepang, khususnya di Okinawa, yang menampung sebagian besar pasukan Amerika Serikat. Saat ini, terdapat sekitar 54.000 personel militer AS yang ditempatkan di Jepang, mayoritas di pulau selatan tersebut.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Indonesia Juara Umum Kompetisi Olahraga-Budaya ISCG 2026 di Pakistan

10 Oktober 2026 - 05:03 WITA

Bos IMF Ngomel ke Negara-Negara Maju, Utang Dunia Bakal 100% PDB

8 Oktober 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Internasional